Tim Investigasi Akui Sulit Korek Informasi Eksperimen Gila di Wuhan
Jum'at, 02 April 2021 - 15:25 WIB
Akan tetapi, Tedros mengatakan bahwa tim investigasi WHO tidak sepenuhnya menganalisis kemungkinan kebocoran laboratorium, itu sebelum menyimpulkan bahwa patogen tersebut dapat ditularkan dari kelelawar ke manusia melalui hewan lain. Dia mengatakan bahwa penyelidikan lebih lanjut masih perlu dilakukan. Tim investigasi tambahan mungkin akan dikirim kembali ke China untuk melakukan tugas tersebut.
“Saya tidak percaya penilaian ini cukup luas, Data dan penelitian lebih lanjut masih diperlukan dalam menarik kesimpulan yang lebih mantap,” ujarnya.
Menurut Tedros, untuk mengetahui kasus penyebaran virus di waktu paling awal, para ilmuwan akan mendapatkan keuntungan bila dapat memperoleh data yang lengkap, termasuk sampel biologis setidaknya dari bulan September 2019. Pihaknya, belum menemukan sumber virusnya. Kini harus bekerja secara ilmiah dan tidak takut bersusah payah untuk mencari jawabannya.
Meskipun Tedros terus menekankan bahwa semua opsi pilihan tetap terbuka dan WHO tidak akan menutup saluran penyelidikan apa pun. Tetapi, pernyataannya pada hari Selasa itu merupakan pertama kalinya Tedros secara terbuka mengakui kemungkinan virus bocor keluar dari laboratorium Wuhan, Tiongkok.
Ilmuwan Inggris, Dr Peter Daszak, yang merupakan bagian dari tim ahli WHO, mengatakan pada Rabu (3/2/2021) bahwa tim tersebut menerima data "yang belum pernah dilihat siapa pun sebelumnya" dan "benar-benar mencapai suatu tempat".
“Saya tidak percaya penilaian ini cukup luas, Data dan penelitian lebih lanjut masih diperlukan dalam menarik kesimpulan yang lebih mantap,” ujarnya.
Menurut Tedros, untuk mengetahui kasus penyebaran virus di waktu paling awal, para ilmuwan akan mendapatkan keuntungan bila dapat memperoleh data yang lengkap, termasuk sampel biologis setidaknya dari bulan September 2019. Pihaknya, belum menemukan sumber virusnya. Kini harus bekerja secara ilmiah dan tidak takut bersusah payah untuk mencari jawabannya.
Meskipun Tedros terus menekankan bahwa semua opsi pilihan tetap terbuka dan WHO tidak akan menutup saluran penyelidikan apa pun. Tetapi, pernyataannya pada hari Selasa itu merupakan pertama kalinya Tedros secara terbuka mengakui kemungkinan virus bocor keluar dari laboratorium Wuhan, Tiongkok.
Ilmuwan Inggris, Dr Peter Daszak, yang merupakan bagian dari tim ahli WHO, mengatakan pada Rabu (3/2/2021) bahwa tim tersebut menerima data "yang belum pernah dilihat siapa pun sebelumnya" dan "benar-benar mencapai suatu tempat".
Lihat Juga :