Sutradara Angga Sasongko Habis-Habisan Eksplorasi Fitur Galaxy S21 Ultra 5G untuk Bikin Film
Rabu, 24 Maret 2021 - 19:05 WIB
Kemudian, Angga akan mengoptimalkan fitur Director’s View saat melakukan proses shooting.
Tidak ketinggalan adalah kemampuan Low Light yang ada di Galaxy S21 Ultra 5G. ”Saya akan eksplorasi besar-besaran di fitur low light. Kita konsep detil soal pencahayaannya agar bisa mendapat suasana sinematografi yang realistis,” ujarnya.
Film “The Epic Movie” yang di syut menggunakan Samsung Galaxy S21 Ultra 5G menurut Angga berkaitan dengan memori. ”Ceritanya tentang bagaimana kita masuk ke dalam memori kita masing-masing sebagai manusia,” bebernya.
Angga mengatakan, menggunakan ponsel untuk merekam film profesional justru memiliki banyak keuntungan.
”Ada banyak hal yang menjadi mudah. Karena kita tidak lagi perlu memikirkan produksi yang kompleks,” ujarnya. Fitur kamera low light di Galaxy S21 Ultra 5G, misalnya, membuat Angga tidak perlu memikirkan banyak lampu untuk pencahayaan optimal.
Alhasil, biaya produksi juga bisa ditekan. ”Tidak perlu mengeblok lokasi, tidak perlu juga menyiapkan genset. Ketika teknologi membuat kamera semakin agile (lincah), maka otomatis bujet juga lebih terjangkau,” ungkapnya.
Tidak ketinggalan adalah kemampuan Low Light yang ada di Galaxy S21 Ultra 5G. ”Saya akan eksplorasi besar-besaran di fitur low light. Kita konsep detil soal pencahayaannya agar bisa mendapat suasana sinematografi yang realistis,” ujarnya.
Film “The Epic Movie” yang di syut menggunakan Samsung Galaxy S21 Ultra 5G menurut Angga berkaitan dengan memori. ”Ceritanya tentang bagaimana kita masuk ke dalam memori kita masing-masing sebagai manusia,” bebernya.
Angga mengatakan, menggunakan ponsel untuk merekam film profesional justru memiliki banyak keuntungan.
”Ada banyak hal yang menjadi mudah. Karena kita tidak lagi perlu memikirkan produksi yang kompleks,” ujarnya. Fitur kamera low light di Galaxy S21 Ultra 5G, misalnya, membuat Angga tidak perlu memikirkan banyak lampu untuk pencahayaan optimal.
Alhasil, biaya produksi juga bisa ditekan. ”Tidak perlu mengeblok lokasi, tidak perlu juga menyiapkan genset. Ketika teknologi membuat kamera semakin agile (lincah), maka otomatis bujet juga lebih terjangkau,” ungkapnya.
Lihat Juga :