The Apprentice: ONE Championship Edition Mulai Menghibur Penonton Asia
Jum'at, 19 Maret 2021 - 22:55 WIB
Ke-16 kandidat ini akan bersaing untuk tawaran pekerjaan senilai USD250.000 selama satu tahun, untuk bekerja di bawah Sityodtong sebagai anak didiknya.
Mereka adalah perpaduan menarik dari kepribadian eksentrik yang dipilih dengan cermat dari ribuan pelamar di seluruh dunia. Para kandidat mewakili Asia, Eropa, Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Selandia Baru, sehingga menjadikan kompetisi ini benar-benar global.
Tantangan Fisik Pertama
Salah satu perbedaan paling mencolok dari format asli "Apprentice" adalah pengenalan acara terhadap tantangan fisik. Ini dijelaskan Sityodtong dalam beberapa menit pertama episode yang dirancang untuk mendorong kandidat melampaui batas mereka dari fisik, mental, emosional, dan perspektif spiritual.
Tak lama setelah segmen pembukaan, penonton dibawa menuju lokasi bernama 24 Owls, yang terletak di Pembangkit Listrik Pasir Panjang yang bersejarah, dimana mereka bertemu dengan Lau. Tempat tersebut berfungsi sebagai lokasi untuk tantangan fisik pertama -perlombaan estafet klasik yang terdiri dari serangkaian rintangan.
Kandidat telah dikelompokkan sebelumnya menjadi dua tim oleh Sityodtong sendiri. Tujuannya, menyeimbangkan kepribadian, kekuatan dan kelemahan. Roman, Paulina, Niraj, Alvin, Joy, Eugene, Lara, dan Nazee merupakan tim biru, yang kemudian dikenal sebagai Tim Conquest.
Sementara Clinton, Kexin, Jessica, Teirra, Irina, Sho, Monica, dan Louie menjadi bagian dari tim merah, yang kemudian dikenal sebagai Tim Valor.
Mereka adalah perpaduan menarik dari kepribadian eksentrik yang dipilih dengan cermat dari ribuan pelamar di seluruh dunia. Para kandidat mewakili Asia, Eropa, Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Selandia Baru, sehingga menjadikan kompetisi ini benar-benar global.
Tantangan Fisik Pertama
Salah satu perbedaan paling mencolok dari format asli "Apprentice" adalah pengenalan acara terhadap tantangan fisik. Ini dijelaskan Sityodtong dalam beberapa menit pertama episode yang dirancang untuk mendorong kandidat melampaui batas mereka dari fisik, mental, emosional, dan perspektif spiritual.
Tak lama setelah segmen pembukaan, penonton dibawa menuju lokasi bernama 24 Owls, yang terletak di Pembangkit Listrik Pasir Panjang yang bersejarah, dimana mereka bertemu dengan Lau. Tempat tersebut berfungsi sebagai lokasi untuk tantangan fisik pertama -perlombaan estafet klasik yang terdiri dari serangkaian rintangan.
Kandidat telah dikelompokkan sebelumnya menjadi dua tim oleh Sityodtong sendiri. Tujuannya, menyeimbangkan kepribadian, kekuatan dan kelemahan. Roman, Paulina, Niraj, Alvin, Joy, Eugene, Lara, dan Nazee merupakan tim biru, yang kemudian dikenal sebagai Tim Conquest.
Sementara Clinton, Kexin, Jessica, Teirra, Irina, Sho, Monica, dan Louie menjadi bagian dari tim merah, yang kemudian dikenal sebagai Tim Valor.
Lihat Juga :