Buru Partikel Terkecil di Dunia, Ilmuwan Pasang Teleskop di Danau Baikal

Kamis, 18 Maret 2021 - 19:29 WIB
Bola kaca menahan apa yang disebut tabung pengganda foto, yang mendeteksi jenis cahaya tertentu yang dilepaskan ketika neutrino melewati media jernih dengan kecepatan melebihi cahaya yang bergerak melalui media yang sama. Cahaya ini disebut cahaya Cherenkov sesuai dengan nama penemunya, fisikawan Soviet Pavel Cherenkov. (Baca juga: Gulungan Alkitab Berusia 1.900 Tahun Ditemukan di Goa Horor Israel)

Para peneliti telah mencari neutrino di bawah Danau Baikal sejak 2003, tetapi teleskop yang dibawa ini adalah instrumen terbesar yang digunakan di sana. "Secara keseluruhan, string dan modul yang dikerahkan berukuran sekitar sepersepuluh mil kubik atau setengah kilometer kubik," kata Dmitry Naumov dari Joint Institute for Nuclear Research kepada AFP. Menurut konsorsium ilmiah yang mengembangkan teleskop tersebut, teleskop itu juga akan digunakan untuk mencari materi gelap dan partikel eksotis lainnya.

Baikal-GVD berukuran sekitar setengah dari ukuran detektor neutrino terbesar di Bumi, Observatorium Neutrino Kutub Selatan IceCube, yang terdiri dari jenis modul penginderaan cahaya yang sama dengan Baikal-GVD, tertanam dalam 1 km kubik Es Antartika. (Baca juga: Moderna Mulai Uji Vaksin Covid-19 Pada Bayi di AS dan Kanada)

Menurut para ilmuwan di proyek tersebut, IceCube mendeteksi sekitar 275 neutrino dari atmosfer bumi setiap hari. Ilmuwan Rusia dan kolaboratornya di Republik Ceko, Jerman, Polandia, dan Slovakia berencana untuk memperluas Baikal-GVD ke ukuran IceCube atau lebih besar di tahun-tahun mendatang.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!