Peneliti Ungkap Rahasia Plasenta Manusia: Tempat Buangan Cacat Genetik
Minggu, 14 Maret 2021 - 00:44 WIB
Peneliti, mengatakan, sudah lama diketahui bahwa plasenta berbeda dengan organ tubuh manusia lainnya. Dalam 1-2% kehamilan, beberapa sel plasenta memiliki jumlah kromosom yang berbeda dengan sel dalam janin -cacat genetik yang bisa berakibat fatal bagi janin, tetapi plasenta sering berfungsi normal secara wajar. Meskipun demikian, masalah dengan plasenta adalah penyebab utama bahaya bagi ibu dan bayi yang belum lahir.
“Penelitian kami mengkonfirmasi untuk pertama kalinya bahwa plasenta diatur secara berbeda untuk setiap organ manusia lainnya, dan pada kenyataannya menyerupai tambalan tumor,” kata Profesor Steve Charnock-Jones, penulis senior studi dari Universitas Cambridge.
Tingkat dan pola mutasi genetik juga sangat tinggi dibandingkan jaringan manusia sehat lainnya. Studi baru ini, yang diterbitkan di Nature, adalah survei resolusi tinggi pertama dari arsitektur genom plasenta manusia.
Para ilmuwan di Wellcome Sanger Institute dan University of Cambridge melakukan sekuensing genom keseluruhan dari 86 biopsi dan 106 microdissections dari 42 plasenta, dengan sampel yang diambil dari area berbeda di setiap organ.
Mereka menemukan bahwa setiap biopsi ini adalah 'ekspansi klonal' yang berbeda secara genetik -populasi sel yang diturunkan dari satu nenek moyang yang sama. Ini menunjukkan paralel yang jelas antara pembentukan plasenta manusia dan perkembangan kanker.
“Penelitian kami mengkonfirmasi untuk pertama kalinya bahwa plasenta diatur secara berbeda untuk setiap organ manusia lainnya, dan pada kenyataannya menyerupai tambalan tumor,” kata Profesor Steve Charnock-Jones, penulis senior studi dari Universitas Cambridge.
Tingkat dan pola mutasi genetik juga sangat tinggi dibandingkan jaringan manusia sehat lainnya. Studi baru ini, yang diterbitkan di Nature, adalah survei resolusi tinggi pertama dari arsitektur genom plasenta manusia.
Para ilmuwan di Wellcome Sanger Institute dan University of Cambridge melakukan sekuensing genom keseluruhan dari 86 biopsi dan 106 microdissections dari 42 plasenta, dengan sampel yang diambil dari area berbeda di setiap organ.
Mereka menemukan bahwa setiap biopsi ini adalah 'ekspansi klonal' yang berbeda secara genetik -populasi sel yang diturunkan dari satu nenek moyang yang sama. Ini menunjukkan paralel yang jelas antara pembentukan plasenta manusia dan perkembangan kanker.
Lihat Juga :