Sudah Punya GoPay, Gojek Justru Suntik Investasi ke LinkAja
Kamis, 11 Maret 2021 - 16:05 WIB
Proses kerja sama yang dilakukan petinggi LinkAja dan Gojek. Foto: Ist.
JAKARTA - LinkAja mengumumkan baru saja mendapatkan kucuran dana investasi dari Gojek . Dengan investasi ini, dalam penggalangan dana melalui penerbitan saham preferen Seri B, LinkAja saat ini telah mencapai total komitmen lebih dari USD100 juta.
Sebagai bagian dari kemitraan, LinkAja akan memperluas opsi metode pembayaran untuk beberapa layanan tertentu di aplikasi Gojek. "Kemitraan bersama Gojek dan LinkAja ini akan memberikan pengguna dan pelaku usaha lebih banyak pilihan saat bertransaksi," tutur Haryati Lawidjaja, CEO LinkAja.
BACA JUGA: Rilis 16 Maret, Ini Spesifikasi Xiaomi Mi 11, Snapdragon 888 Pertama di Indonesia
Gojek dan LinkAja berambisi menciptakan pengalaman pembayaran non-tunai untuk berbagai kebutuhan pengguna di segmen pasar. Saat ini, platform LinkAja sebagian besar berfokus pada pembayaran untuk pembelanjaan ritel, layanan publik, dan layanan kebutuhan sehari-hari.
Sementara layanan pembayaran digital Gojek melalui GoPay, melayani kebutuhan sektor ritel dan bisnis di Indonesia khususnya untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta layanan kebutuhan sehari-hari dalam platform Gojek.
"Kemitraan antara kedua perusahaan akan memungkinkan pengalaman pembayaran dari hulu ke hilir yang semakin mudah bagi pengguna dalam semua aspek kehidupan sehari-hari mereka," tambah Haryati.
Sebagai bagian dari kemitraan, LinkAja akan memperluas opsi metode pembayaran untuk beberapa layanan tertentu di aplikasi Gojek. "Kemitraan bersama Gojek dan LinkAja ini akan memberikan pengguna dan pelaku usaha lebih banyak pilihan saat bertransaksi," tutur Haryati Lawidjaja, CEO LinkAja.
BACA JUGA: Rilis 16 Maret, Ini Spesifikasi Xiaomi Mi 11, Snapdragon 888 Pertama di Indonesia
Gojek dan LinkAja berambisi menciptakan pengalaman pembayaran non-tunai untuk berbagai kebutuhan pengguna di segmen pasar. Saat ini, platform LinkAja sebagian besar berfokus pada pembayaran untuk pembelanjaan ritel, layanan publik, dan layanan kebutuhan sehari-hari.
Sementara layanan pembayaran digital Gojek melalui GoPay, melayani kebutuhan sektor ritel dan bisnis di Indonesia khususnya untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta layanan kebutuhan sehari-hari dalam platform Gojek.
"Kemitraan antara kedua perusahaan akan memungkinkan pengalaman pembayaran dari hulu ke hilir yang semakin mudah bagi pengguna dalam semua aspek kehidupan sehari-hari mereka," tambah Haryati.
Lihat Juga :