Arab Saudi Bangun Kota Tanpa Mobil di Padang Pasir, Pakar: Proyek Mengerikan!

Rabu, 10 Maret 2021 - 03:21 WIB
Pemerintah Saudi menyebut daerah itu belum berkembang, tapi sebenarnya itu adalah rumah bagi 20.000 anggota suku Huwaitat. Mereka telah memprotes penggusuran karena tergerus rencana pembangunan kota besar yang direncanakan itu, menurut The Guardian.

Line akan dibangun dalam tiga lapisan. Lapisan pejalan kaki pada tingkat permukaan yang penuh dengan taman dan ruang terbuka, lapisan "layanan" yang lebih rendah, dan "tulang punggung" transportasi lebih dalam yang akan terdiri dari "transit berkecepatan sangat tinggi".

Proposal tersebut mengklaim semua layanan harian dapat dilalui dalam waktu 5 menit dari setiap node di jalur. Lalu perjalanan antar node pada transit berkecepatan tinggi akan memakan waktu tidak lebih dari 20 menit.

Namun, menurut beberapa ahli, tujuan tersebut tidak mungkin tercapai. "Rencana untuk antrean sepanjang kiloan meter dengan lebar yang dapat ditempuh hanya dalam 5 menit dipertanyakan," kritik Elizabeth Plater-Zyberk, seorang profesor arsitektur di University of Miami dan mitra pendiri di DPZ CoDesign, desain perkotaan dan perusahaan arsitektur.

Untuk mendukung tingkat transportasi umum itu, Plater-Zyberk mengatakan kepada Live Science, jalur tersebut akan membutuhkan node yang lebih besar yang mampu menampung lebih banyak orang.

"Jika hanya ada beberapa ratus orang di setiap perhentian, Anda tidak akan menopang secara ekonomi investasi dalam infrastruktur itu," ujarnya.

Menjaga Line agar tetap linier juga akan membutuhkan regulasi yang ketat. Sebab, kata Plater-Zyberk, kota-kota cenderung berkembang ke luar seiring pertumbuhannya. Inilah sebabnya mengapa sistem transit "hub-and-spoke" cenderung lebih umum. Mereka memungkinkan lengan transit untuk terhubung satu sama lain tanpa memerlukan perjalanan jauh-jauh kembali ke stasiun transit pusat.

"Bahkan saat mereka mengedepankan ide-ide yang menjanjikan seperti kemampuan berjalan kaki, para desainer The Line tampaknya membuang pengetahuan sejarah tentang apa yang berhasil dengan baik saat merancang transit," kata Plater-Zyberk.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!