Arkeolog Ungkap Alasan Bangsa Mesir Melakukan Mumifikasi Buaya Sungai Nil

Selasa, 09 Maret 2021 - 11:51 WIB
Masyarakat Mesir kuno memiliki kuil untuk dewa buaya, membawa persembahan adalah cara untuk menghormati karakter agresif hewan-hewan ini dan, secara teoritis, menggunakan kekuatan ini untuk kebaikan umat manusia. "Selain itu, buaya sangat subur, jadi mereka juga menjadi simbol kesuburan."

Para pendeta Mesir akan membalsem binatang itu, dengan hati-hati membungkusnya dengan kain linen yang sama dengan yang digunakan manusia. Untuk menjaga bentuknya, buaya-buaya itu dijejali papirus yang telah ditimpa sebelumnya.

Papirus ini, menurut Andrew Hogan dari Pusat Papirus Tebtunis di Perpustakaan Bancroft di Berkeley mengungkapkan detail luar biasa tentang orang-orang Mesir. Mereka menuliskan teks ini termasuk karya sastra serta dokumen sehari-hari, seperti surat, wasiat, petisi, dan kontrak di atas papirus.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!