Kalahkan Gajah, Ini Loh Hewan dengan Telinga Terbesar di Dunia
Sabtu, 06 Maret 2021 - 21:45 WIB
Pada tahun 2007, jerboa bertelinga panjang, yang jarang terlihat di kamera, menjadi berita dengan video yang diambil selama perjalanan Zoological Society of London ke Gurun Gobi di Mongolia. "Makhluk itu agak mirip Mickey Mouse di gurun," kata pemimpin ekspedisi dan ahli biologi konservasi Jonathan Baillie. (Baca juga: Gali Inti Terdalam Bumi, Ilmuwan Rusia Ungkap Misteri Tak Terduga)
Peneliti juga memahami bahwa hewan bertelinga panjang berkaitan dengan kondisi lingkungan yang panas. "Gajah Afrika, rubah fennec, dan jerboa mampu melakukan termoregulasi dengan kehilangan panas secara cepat melalui telinga yang sangat vaskularisasi," kata Holden.
Telinga hewan ini besar dan tipis, dan memiliki banyak pembuluh darah kecil. Saat bersirkulasi melalui telinga, darah melepaskan panas ke udara, sehingga membantu hewan menjadi dingin. "Saat hewan itu panas, pembuluh darah di telinganya mengembang untuk melepaskan lebih banyak panas," kata Holden. (Baca juga: Jadi Penemuan Besar Abad 21, Arkeolog Mesir Temukan Makam Ratu Nefertiti)
Pada malam hari, atau kapan pun cuaca dingin, pembuluh darah hewan mengerut untuk membantu menghangatkannya. "Telinga besar juga dapat membantu jerboa bertelinga panjang mendeteksi suara frekuensi rendah yang berasal dari mangsa serangga dan pemangsanya," kata Holden.
Peneliti juga memahami bahwa hewan bertelinga panjang berkaitan dengan kondisi lingkungan yang panas. "Gajah Afrika, rubah fennec, dan jerboa mampu melakukan termoregulasi dengan kehilangan panas secara cepat melalui telinga yang sangat vaskularisasi," kata Holden.
Telinga hewan ini besar dan tipis, dan memiliki banyak pembuluh darah kecil. Saat bersirkulasi melalui telinga, darah melepaskan panas ke udara, sehingga membantu hewan menjadi dingin. "Saat hewan itu panas, pembuluh darah di telinganya mengembang untuk melepaskan lebih banyak panas," kata Holden. (Baca juga: Jadi Penemuan Besar Abad 21, Arkeolog Mesir Temukan Makam Ratu Nefertiti)
Pada malam hari, atau kapan pun cuaca dingin, pembuluh darah hewan mengerut untuk membantu menghangatkannya. "Telinga besar juga dapat membantu jerboa bertelinga panjang mendeteksi suara frekuensi rendah yang berasal dari mangsa serangga dan pemangsanya," kata Holden.
(ysw)
Lihat Juga :