BMKG Sebut Hujan Es dan Yogya dan Kaltim Fenomena Alamiah

Kamis, 04 Maret 2021 - 11:21 WIB
Kendati demikian, Hary menjelaskan bahwa fenomena hujan es tidak bisa diprediksi secara spesifik, hanya bisa diprediksi setengah sampai satu jam sebelum kejadian. Itupun jika melihat atau merasakan tanda-tandanya dengan tingkat keakuratan kurang dari 50%.

BACA JUGA - Sudah di Depan Mata, Kosmolog Pastikan Ancaman Nyata Penduduk Bumi Bukan COVID-19

Seperti disebutkan sebelumnya, Hary menegaskan bahwa karakter hujan es hanya berasal dari awan CB, meski tak semua awan CB yang menimbulkan fenomena hujan es .

"Dan kemungkinannya kecil untuk terjadi kembali di tempat yang sama dan dalam waktu yang singkat," tandasnya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!