Keren Nih, Naik Andong di Kota Yogyakarta Sekarang Bisa Pakai Uang Digital

Rabu, 03 Maret 2021 - 00:00 WIB
Selain mendigitalisasi 60 andong Yogya, melalui Program QRIS Gumaton, mereka juga memperluas edukasi dan transformasi digital pelaku usaha di area tersebut. Ke depannya, DANA siap membantu digitalisasi lebih banyak pekerja informal dan UMKM di kawasan Gumaton, termasuk becak dan pedagang di Malioboro. Plus akan memfasilitasi pelatihan UMKM di sekitar kawasan wisata di Joglosemar.

“Para UMKM di Yogyakarta yang ingin terhubung dengan ekosistem digital bisa bergabung dalam DANA Bisnis serta memanfaatkan kemudahan, keamanan, kenyamanan dan keunggulan fitur ini," ujar Agustina.

Dengan bergabung dalam DANA Bisnis, lanjut dia, UMKM juga akan punya kesempatan dipromosikan dan mendapatkan pendampingan untuk meningkatkan kapabilitas dan mengembangkan usahanya.

Selain meningkatkan budaya contactless, Program QRIS Gumaton ditujukan demi mencegah peredaran uang palsu, mendorong efisiensi bertransaksi, meningkatkan keuangan inklusif dan memajukan pelaku usaha. Hingga pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi DIY.

Saat ini jumlah merchant QRIS di DIY sebanyak 166.038 dan diharapkan bertambah dua kali lipat atau lebih pada 2021. Sampai akhir 2020, secara nasional tercatat 6 juta merchant QRIS. Sedangkan Bank Indonesia tahun ini menargetkan akseptasi 12 juta merchant QRIS di seluruh Indonesia. Baca juga: Satu Lagi Bukti Vaksin Virus Corona Terbukti Ampuh Lawan COVID
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!