Picu Bencana Dahsyat di Bumi, DARD dan HERA Mulai Disiapkan

Senin, 01 Maret 2021 - 13:33 WIB
BACA JUGA - Mahkluk Bersisik Besi Penghuni Gunung Berapi Terungkap

Misi kolaborasi ini terutama bertujuan menaksir massa Didymoon dengan akurasi hingga 90%. Lazimnya pengukuran massa benda langit dilakukan dengan melacak efek gravitasi pada trayektori wahana luar angkasa.

Tapi karena "Didymoon" mengorbit amat rapat pada "Didymain", pengukuran ini jadi mustahil dilakukan. Dengan menabrakkan wahana, ilmuwan bisa mengukur massa "Didymoon", dari goyangannya yang berefek pada "Didymain"

NASA menyebutkan, perlu waktu satu dekade untuk merancang dan melaksanakan misi mengubah trayektori asteroid. “Diperhitungkan, cukup mengubah orbitnya dalam fraksi amat kecil untuk membuat asteroid terlambat 10 menit melintas orbit bumi, agar mencegah tabrakan dengan planet kita ini“, ujar para ilmuwan NASA.

Jika sesuai rencana, Hera akan diluncurkan pada 2024 dan akan tiba pada 2026 untuk menggali temuan baru dari asteroid itu.

Jika sesuai rencana, Hera akan diluncurkan pada 2024 dan akan tiba pada 2026 untuk menggali temuan baru dari asteroid itu.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!