Arkeolog Temukan Pabrik Miras Ilegal Milik Rekan Al Capone di Hutan Carolina

Sabtu, 20 Februari 2021 - 12:15 WIB
Menurut Parker, batu bata ini kemungkinan besar mendukung penyulingan minuman keras, di mana ratusan pon gandum hitam, jelai, gula, dan air diangkat di atas api dan dididihkan di dalam wadah logam. Peralatan terpisah, yang dihubungkan dengan selang akan mengeluarkan uap alkohol dan mengembunkannya kembali menjadi cairan.

Benda yang baru ditemukan ini hanyalah salah satu dari beberapa artefak di Hell Hole Swamp yang dikaitkan para arkeolog dengan Villeponteaux. Menurut Parker, warga lokal memiliki properti di dekat hutan, dan dia diyakini telah bekerja dengan Capone untuk membantu gangster terkenal itu menjalankan bisnis minuman keras ilegal dari Carolina Selatan.

Sebuah artikel surat kabar tahun 1926 melaporkan bahwa Villeponteaux adalah salah satu dari tiga pria yang tewas dalam baku tembak berdarah dengan geng pembuat minuman keras saingan yang disebut keluarga McKnight. Menurut Post and Courier, minuman keras di Hell Hole Swamp mungkin telah digunakan selama bertahun-tahun setelah kematian Villeponteaux, dan mungkin bahkan setelah Larangan dicabut pada tahun 1933. (Baca juga: Penis Raksasa Berusia 2.000 Tahun Ditemukan Saat Penggalian Jalan)

Carolina Selatan mengenakan pajak atas minuman legal seharga US$ 4 per galon, menjadikannya salah satu pajak negara bagian paling tinggi di Amerika Serikat. Pabrik ini terus berkembang dan menjadi basis produksi minuman keras ilegal di wilayah tersebut.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!