Arkeolog Temukan Pabrik Miras Ilegal Milik Rekan Al Capone di Hutan Carolina
Sabtu, 20 Februari 2021 - 12:15 WIB
Arkeolog di Carolina Selatan telah menemukan sisa-sisa minuman keras era 1920-an yang mungkin dijalankan oleh salah satu rekan kriminal Al Capone di Hell Hole Swamp Foto/Katherine Parker
CAROLINA - Arkeolog di Carolina Selatan telah menemukan sisa-sisa minuman keras era 1920-an yang mungkin dijalankan oleh salah satu rekan kriminal Al Capone di daerah hutan yang dikenal sebagai "Hell Hole Swamp". Daerah ini berada di kawasan Hutan Nasional Francis Marion Carolina Selatan.
Menurut South Carolina's Post dan Courier, para peneliti menemukan tong logam, selang taman hijau, blok silinder dan berbagai potongan besi tua. (Baca: Asteroid Besar Ancam Bumi, Indonesia Tak Punya Roket Penghancur)
"Artefak ini kemungkinan merupakan sisa dari operasi penyulingan minuman keras ilegal yang dijalankan oleh pembuat sepatu bot lokal terkenal dan rekan Capone bernama Benjamin Villeponteaux," kata Katherine Parker, mahasiswa pascasarjana di University of Tennessee Knoxville yang memimpin ekspedisi ke Hell Hole, seperti dilansir Post and Courier.
Parker mengatakan, sebagai situs arkeologi, penyulingan minuman keras yang tidak berfungsi ini sering disalahartikan sebagai tempat pembuangan sampah modern. Namun ada beberapa tanda kunci yang bisa digunakan untuk membedakannya. Blok cinder adalah salah satu dari tanda-tanda tersebut.
Untuk menganalisis temuan itu, Parker memanggil sejarawan arsitektur untuk mengukur usia batu bata yang ditemukan. Dari analisa sejarawan, batu itu itu diperkirakan berasal dari tahun 1920-an. (Baca juga: Gunakan Drone, Ilmuwan Ungkap Isi Lubang besar di Siberia)
Menurut South Carolina's Post dan Courier, para peneliti menemukan tong logam, selang taman hijau, blok silinder dan berbagai potongan besi tua. (Baca: Asteroid Besar Ancam Bumi, Indonesia Tak Punya Roket Penghancur)
"Artefak ini kemungkinan merupakan sisa dari operasi penyulingan minuman keras ilegal yang dijalankan oleh pembuat sepatu bot lokal terkenal dan rekan Capone bernama Benjamin Villeponteaux," kata Katherine Parker, mahasiswa pascasarjana di University of Tennessee Knoxville yang memimpin ekspedisi ke Hell Hole, seperti dilansir Post and Courier.
Parker mengatakan, sebagai situs arkeologi, penyulingan minuman keras yang tidak berfungsi ini sering disalahartikan sebagai tempat pembuangan sampah modern. Namun ada beberapa tanda kunci yang bisa digunakan untuk membedakannya. Blok cinder adalah salah satu dari tanda-tanda tersebut.
Untuk menganalisis temuan itu, Parker memanggil sejarawan arsitektur untuk mengukur usia batu bata yang ditemukan. Dari analisa sejarawan, batu itu itu diperkirakan berasal dari tahun 1920-an. (Baca juga: Gunakan Drone, Ilmuwan Ungkap Isi Lubang besar di Siberia)
Lihat Juga :