Facebook Bakal Batasi Konten Politik, Salah Satunya di Indonesia
Minggu, 14 Februari 2021 - 14:30 WIB
Facebook mulai melakukan uji coba ini setelah CEO Facebook Mark Zuckerberg, mengatakan perusahaan sedang bereksperimen dengan cara-cara untuk memadamkan perdebatan politik yang memecah belah pengguna.
“Salah satu masukan teratas yang kami dengar dari komunitas kami saat ini adalah bahwa orang tidak ingin politik mengambil alih pengalaman mereka di layanan kami,” kata Zuckerberg.
Konten soal politik tidak akan hilang sama sekali dari news feed. Konten dari lembaga dan layanan resmi pemerintah akan dibebaskan dari perubahan algoritme, begitu pula informasi tentang Covid-19 dari organisasi pusat seperti Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit dan Organisasi Kesehatan Dunia.
Bulan lalu, Zuckerberg mengatakan pengguna juga masih dapat mendiskusikan politik di dalam grup privat.
“Mereka bisa menjadi cara orang mengorganisir gerakan akar rumput, berbicara menentang ketidakadilan atau belajar dari orang-orang dengan perspektif yang berbeda, jadi kami ingin diskusi ini dapat terus terjadi,” tuturnya.
“Salah satu masukan teratas yang kami dengar dari komunitas kami saat ini adalah bahwa orang tidak ingin politik mengambil alih pengalaman mereka di layanan kami,” kata Zuckerberg.
Konten soal politik tidak akan hilang sama sekali dari news feed. Konten dari lembaga dan layanan resmi pemerintah akan dibebaskan dari perubahan algoritme, begitu pula informasi tentang Covid-19 dari organisasi pusat seperti Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit dan Organisasi Kesehatan Dunia.
Bulan lalu, Zuckerberg mengatakan pengguna juga masih dapat mendiskusikan politik di dalam grup privat.
“Mereka bisa menjadi cara orang mengorganisir gerakan akar rumput, berbicara menentang ketidakadilan atau belajar dari orang-orang dengan perspektif yang berbeda, jadi kami ingin diskusi ini dapat terus terjadi,” tuturnya.
Lihat Juga :