Arkeolog Temukan Bukti yang Bisa Patahkan Klaim Columbus Lebih Dulu ke Alaska
Jum'at, 12 Februari 2021 - 14:17 WIB
Penemuan benang yang kemungkinan besar terbuat dari kulit kayu semak willow, dapat memberikan rentang waktu kapan gelang itu dibuat. Menurut Michael Kunz, seorang arkeolog dari University of Alaska Museum of the North di Fairbanks, analisis penanggalan radiokarbon, benang tersebut kemungkinan berasal dari antara 1397 dan 1488 M. "Kami terkejut karena saat itu Columbus belum menginjakan kaki di Alaska," kata Kunz kepada Live Science.
Setelah membandingkan rentang waktu dari usia artefak menggunakan pengukuran radiokarbon, bisa jadi masyarakat adat kemungkinan besar menggunakan manik-manik ini antara tahun 1443 dan 1488 M. (Baca juga: Orangutan di Penangkaran Menemukan Cara Baru untuk Berkomunikasi)
Tim juga memiliki lima manik yang diperiksa dengan analisis aktivasi neutron instrumental. Hasilnya menunjukkan bahwa "manik-manik Alaska terbuat dari gelas soda, khas Venesia abad ke-15 dan kemudian diproduksi di Eropa.
Ada teknik kimia yang dapat memastikan apakah manik-manik itu dibuat di Venesia, kata Blair, dan itu dapat membantu memecahkan misteri asal usul manik-manik. Namun para peneliti setuju pada satu hal, manik-manik ini adalah bukti tertua yang tercatat dari produk Eropa di Alaska .
"Bagaimana mereka sampai jauh di Alaska dari Eropa Barat pada akhir abad ke-16 atau awal abad ke-17 merupakan misteri tersendiri. Itu benar-benar masih menjadi misteri," katanya.
Setelah membandingkan rentang waktu dari usia artefak menggunakan pengukuran radiokarbon, bisa jadi masyarakat adat kemungkinan besar menggunakan manik-manik ini antara tahun 1443 dan 1488 M. (Baca juga: Orangutan di Penangkaran Menemukan Cara Baru untuk Berkomunikasi)
Tim juga memiliki lima manik yang diperiksa dengan analisis aktivasi neutron instrumental. Hasilnya menunjukkan bahwa "manik-manik Alaska terbuat dari gelas soda, khas Venesia abad ke-15 dan kemudian diproduksi di Eropa.
Ada teknik kimia yang dapat memastikan apakah manik-manik itu dibuat di Venesia, kata Blair, dan itu dapat membantu memecahkan misteri asal usul manik-manik. Namun para peneliti setuju pada satu hal, manik-manik ini adalah bukti tertua yang tercatat dari produk Eropa di Alaska .
"Bagaimana mereka sampai jauh di Alaska dari Eropa Barat pada akhir abad ke-16 atau awal abad ke-17 merupakan misteri tersendiri. Itu benar-benar masih menjadi misteri," katanya.
(ysw)
Lihat Juga :