Susul Hope, Pesawat Ruang Angkasa China Masuki Orbit Planet Mars
Rabu, 10 Februari 2021 - 23:47 WIB
Tianwen-1 (yang artinya "Mempertanyakan Surga") adalah langkah maju yang besar dari Yinghuo-1. Sebagai permulaan, misi saat ini sepenuhnya dipimpin oleh China; itu dikembangkan oleh Administrasi Luar Angkasa Nasional China (dengan beberapa kolaborasi internasional) dan diluncurkan di atas roket China Long March 5 pada 23 Juli 2020.
Jika penjelajah dan pendarat Tianwen-1 mendarat dengan selamat pada Mei nanti dan mulai bekerja, China akan menjadi negara kedua, setelah Amerika Serikat, yang berhasil mengoperasikan pesawat ruang angkasa di permukaan Planet Merah dalam waktu yang cukup lama. Uni Soviet melakukan touchdown pertama kalinya di Planet Merah dengan misi Mars 3 pada 1971, tetapi pendarat tersebut rusak total kurang dari dua menit setelah menabrak daratan Mars.
Tianwen-1 juga jauh lebih ambisius daripada pengorbit sebelumnya, yang beratnya kurang dari 115 kilogram. Tianwen-1 memiliki berat sekitar 5.000 kg saat peluncuran, dan terdiri dari pengorbit dan duo penjelajah pendarat. Baca juga: Kapten Afwan 20 Detik Kendalikan Autothrottle saat SJ182 Menukik ke Laut
Jika penjelajah dan pendarat Tianwen-1 mendarat dengan selamat pada Mei nanti dan mulai bekerja, China akan menjadi negara kedua, setelah Amerika Serikat, yang berhasil mengoperasikan pesawat ruang angkasa di permukaan Planet Merah dalam waktu yang cukup lama. Uni Soviet melakukan touchdown pertama kalinya di Planet Merah dengan misi Mars 3 pada 1971, tetapi pendarat tersebut rusak total kurang dari dua menit setelah menabrak daratan Mars.
Tianwen-1 juga jauh lebih ambisius daripada pengorbit sebelumnya, yang beratnya kurang dari 115 kilogram. Tianwen-1 memiliki berat sekitar 5.000 kg saat peluncuran, dan terdiri dari pengorbit dan duo penjelajah pendarat. Baca juga: Kapten Afwan 20 Detik Kendalikan Autothrottle saat SJ182 Menukik ke Laut
(iqb)
Lihat Juga :