Gabungan Badan Antariksa Akan Gelar Misi untuk Pemetaan Es di Mars

Jum'at, 05 Februari 2021 - 11:46 WIB
Astronot di Mars dapat mengambil inti dari endapan es ini, yang mungkin menunjukkan apakah kehidupan pernah ada di Mars. Misi selanjutnya dengan ekspedisi yang lebih lama di permukaan Mars dapat menggunakan peta endapan es ini untuk mempelajari iklim dan geologi Mars, menghindari medan berbahaya dan menggunakannya sebagai sumber daya. (Baca juga: Pantas Dingin, Musim Hujan Diperkirakan hingga Pertengahan Tahun 2021)

Mengangkut air ke Mars akan menjadi berat dan mahal, jadi menggunakan es lokal di planet merah dapat mengurangi beberapa tantangan dalam membawa sumber daya ini. Konsep tersebut dapat berkembang untuk menyertakan agensi lain dan kemitraan komersial.

"Model kemitraan inovatif untuk Mars Ice Mapper ini menggabungkan pengalaman global kami dan memungkinkan pembagian biaya di seluruh jajaran untuk membuat misi ini lebih layak bagi semua pihak yang berkepentingan," kata Jim Watzin, penasihat senior NASA untuk arsitektur agensi dan penyelarasan misi, dikutip CNN.

Setiap data ilmiah yang dikumpulkan oleh pengorbit akan dibagikan kepada dunia, baik untuk kepentingan penelitian maupun pengintaian umum Mars.

Sebelum misi manusia ke Mars, NASA mengirim astronot kembali ke bulan di bawah program Artemis, yang bertujuan untuk mendaratkan wanita pertama dan pria berikutnya di Kutub Selatan bulan yang belum dijelajahi pada tahun 2024. (Baca juga: Teleskop Ini Menangkap Detail Permukaan Bulan Tempat Apollo 15 Mendarat)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!