Fosil Kecil dari Maroko Diketahui Merupakan Nenek Moyang Bintang Laut
Jum'at, 22 Januari 2021 - 16:21 WIB
Nenek moyang bintang laut ini hidup selama periode Ordovisium awal (sekitar 485,4 juta hingga 460 juta tahun yang lalu) di tempat yang dulunya merupakan terumbu air dingin kuno. Dengan menganalisis fosil secara cermat, tim mengidentifikasi fitur yang memberi petunjuk tentang nenek moyang bintang laut ini.
Ahli paleontologi di Pusat Penelitian Ilmiah Nasional Prancis (CNRS) dan Universitas Lyon, Lefebvre mengaku ikut mengumpulkan bahan dari situs di Maroko, yang terkenal menghasilkan fosil yang terawetkan dengan sangat baik, dan dia juga meninjau artikel jurnal. (Baca juga: Ilmuwan Teliti Mata Uang Primitif Orang Eropa Zaman Perunggu)
"Nenek moyang Bintang laut dari Maroko ini memberikan gambaran menarik tentang evolusi asterozoa awal dan asal usul kelompok mahkota echinodermata, yakni kelompok yang lebih besar yang mencakup bintang laut dan bintang rapuh, serta bulu babi, lili laut dan teripang," kata Lefebvre.
Ahli paleontologi di Pusat Penelitian Ilmiah Nasional Prancis (CNRS) dan Universitas Lyon, Lefebvre mengaku ikut mengumpulkan bahan dari situs di Maroko, yang terkenal menghasilkan fosil yang terawetkan dengan sangat baik, dan dia juga meninjau artikel jurnal. (Baca juga: Ilmuwan Teliti Mata Uang Primitif Orang Eropa Zaman Perunggu)
"Nenek moyang Bintang laut dari Maroko ini memberikan gambaran menarik tentang evolusi asterozoa awal dan asal usul kelompok mahkota echinodermata, yakni kelompok yang lebih besar yang mencakup bintang laut dan bintang rapuh, serta bulu babi, lili laut dan teripang," kata Lefebvre.
(ysw)
Lihat Juga :