Sebelum Lengser, Trump Perkuat Teknologi GPS AS di Luar Angkasa
Rabu, 20 Januari 2021 - 23:38 WIB
Angkatan Luar Angkasa AS mengoperasikan konstelasi satelit GPS yang menggunakan navigasi radio untuk memberikan informasi posisi, navigasi, dan waktu kepada pengguna militer, komersial, dan sipil di seluruh dunia. Satelit berbasis ruang angkasa sangat penting untuk berbagai teknologi dan infrastruktur, termasuk jaringan tenaga listrik, komunikasi, transportasi, prakiraan cuaca, dan tanggap darurat.
"SPD-7 bertujuan mempertahankan kepemimpinan Amerika dalam penyediaan dan penggunaan GPS yang bertanggung jawab," menurut arahan tersebut.
Ini termasuk meningkatkan teknologi GPS saat ini, yang mendukung upaya berkelanjutan Amerika Serikat untuk meluncurkan generasi baru pesawat ruang angkasa navigasi GPS yang memancarkan sinyal berdaya lebih tinggi yang lebih tahan terhadap gangguan dan meningkatkan frekuensi siaran tambahan untuk membuat jaringan GPS lebih kompatibel dengan konstelasi serupa yang lain. Empat dari 10 satelit GPS III canggih yang direncanakan telah diluncurkan ke luar angkasa untuk menggantikan teknologi yang sudah tua.
Arahan baru, yang dapat Anda baca di sini, juga menunjukkan bahwa ketergantungan yang meningkat pada GPS untuk aplikasi militer, sipil dan komersial membuat sistem rentan. Oleh karena itu, SPD-7 menekankan perlunya bersiap untuk potensi kehilangan sinyal dan meningkatkan keamanan siber GPS jika sinyal terganggu atau dimanipulasi.
Selain itu, kebijakan tersebut mendukung penggunaan layanan PNT berbasis satelit asing untuk melengkapi GPS, dan mendorong "pengembangan pendekatan alternatif untuk layanan dan keamanan PNT yang dapat menggabungkan teknologi dan layanan baru saat dikembangkan, seperti penginderaan kuantum, relatif navigasi dan layanan PNT alternatif yang dimiliki dan dioperasikan oleh swasta atau publik," ujarnya lagi.
"SPD-7 bertujuan mempertahankan kepemimpinan Amerika dalam penyediaan dan penggunaan GPS yang bertanggung jawab," menurut arahan tersebut.
Ini termasuk meningkatkan teknologi GPS saat ini, yang mendukung upaya berkelanjutan Amerika Serikat untuk meluncurkan generasi baru pesawat ruang angkasa navigasi GPS yang memancarkan sinyal berdaya lebih tinggi yang lebih tahan terhadap gangguan dan meningkatkan frekuensi siaran tambahan untuk membuat jaringan GPS lebih kompatibel dengan konstelasi serupa yang lain. Empat dari 10 satelit GPS III canggih yang direncanakan telah diluncurkan ke luar angkasa untuk menggantikan teknologi yang sudah tua.
Arahan baru, yang dapat Anda baca di sini, juga menunjukkan bahwa ketergantungan yang meningkat pada GPS untuk aplikasi militer, sipil dan komersial membuat sistem rentan. Oleh karena itu, SPD-7 menekankan perlunya bersiap untuk potensi kehilangan sinyal dan meningkatkan keamanan siber GPS jika sinyal terganggu atau dimanipulasi.
Selain itu, kebijakan tersebut mendukung penggunaan layanan PNT berbasis satelit asing untuk melengkapi GPS, dan mendorong "pengembangan pendekatan alternatif untuk layanan dan keamanan PNT yang dapat menggabungkan teknologi dan layanan baru saat dikembangkan, seperti penginderaan kuantum, relatif navigasi dan layanan PNT alternatif yang dimiliki dan dioperasikan oleh swasta atau publik," ujarnya lagi.
Lihat Juga :