Ada 174 Kasus Vandalisme yang Terjadi Sejak Proyek Palapa Ring Timur Dibangun

Rabu, 20 Januari 2021 - 18:01 WIB
Herald Napitupulu, Project Manager PT Palapa Timur Telematika, memaparkan sejauh ini ada 4 kasus vandalisme kategori berat yang terjadi. Pada Maret 2020, repeater Tower B2 di Intan Jaya, Papua, dirusak dan dibakar. Kerusakan mulai dari radio microwave, tower roboh karena digergaji, hingga semua perangkat indoor terbakar.

Kemudian pada 31 Desember 2020, Network Operation Center (NOC) Kigamani, di Provinsi Dogiyai, Papua, juga ikut terbakar karena aksi yang dilakukan oleh orang tidak dikenal.

"Sementara kasus ketiga dan keempat terjadi pada 3 Januari 2021, yakni dibakarnya Tower B4 dan B5 Palapa Ring Timur yang berlokasi di Kabupaten Puncak, Papua,"

Palapa Ring merupakan salah satu proyek pemerintah untuk memberikan pemerataan layanan konektivitas di Indonesia. Total panjang jaringan 12.148 km kabel fiber optik telah terpasang dan menghubungkan sebanyak 90 kota dan kabupaten di Indonesia. BACA JUGA - Perburuan 'Huang Yanling' Ilmuwan dan Pasien Covid-19 Pertama di Dunia

Proyek ini terbagi menjadi tiga bagian yakni Palapa Ring Barat, Palapa Ring Tengah, dan Palapa Ring Timur. Sementara untuk wilayah Palapa Ring Timur, ada 35 Kabupaten/Kota dengan total populasi sekitar 3,1 juta orang yang mendapat manfaat dari proyek jaringan nasional ini.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!