Teliti Sampel Batu Bulan, China Membuka Diri untuk Ilmuwan Asing
Selasa, 19 Januari 2021 - 08:23 WIB
“Awalnya kami berencana menggunakan 22 jam untuk menyelesaikan pekerjaan pengambilan sampel permukaan, namun, kenyataannya, kami berhenti setelah 12 jam,” tambahnya.
Namun China masih terbuka untuk bekerja sama dengan semua negara dalam mempelajari sampel tersebut, katanya, termasuk Amerika Serikat.
Selama bertahun-tahun, undang-undang AS telah membatasi badan antariksa NASA untuk bekerja sama secara langsung dengan China.
“Kami tidak menetapkan batasan antar negara,” kata Pei. “Bisa atau tidaknya dua negara melakukan kerja sama terkait adalah masalah kedua belah pihak.” (Baca juga: Harta Karun Koin Emas Ditemukan di Ladang Peternakan di Hungaria)
China belum menerima permintaan akses untuk sampel, katanya, seraya menambahkan bahwa batuan tersebut masih dalam tahap pra-perawatan.
Namun China masih terbuka untuk bekerja sama dengan semua negara dalam mempelajari sampel tersebut, katanya, termasuk Amerika Serikat.
Selama bertahun-tahun, undang-undang AS telah membatasi badan antariksa NASA untuk bekerja sama secara langsung dengan China.
“Kami tidak menetapkan batasan antar negara,” kata Pei. “Bisa atau tidaknya dua negara melakukan kerja sama terkait adalah masalah kedua belah pihak.” (Baca juga: Harta Karun Koin Emas Ditemukan di Ladang Peternakan di Hungaria)
China belum menerima permintaan akses untuk sampel, katanya, seraya menambahkan bahwa batuan tersebut masih dalam tahap pra-perawatan.
(ysw)
Lihat Juga :