Mengapa Grabtoko Gunakan Uang Hasil Penipuan untuk Beli Aset Kripto?

Senin, 18 Januari 2021 - 11:45 WIB
Grabtoko melakukan penipuan kepada konsumen dan sebagian uang hasil penipuan itu digunakan untuk membeli aset kripto. Foto: ist
JAKARTA - Yudha Manggala Putra, 33, pemilik Grabtoko.com (Grabtoko) diduga menggunakan uang konsumennya untuk berinvestasi dalam bentuk crypto currency atau mata uang kripto . Mengapa?

Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo mengatakan, dugaan tersebut memang sedang diselidiki dalam berkas perkara terpisah dari berkas perkara yang saat ini disidik. Yakni, soal dugaan berita bohong dan menyesatkan, yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam transaksi elektronik. Yudha ditangkap pada Sabtu, (9/1) malam di kawasan Kebayoran baru. Diperkirakan jumlah korban penipuan Grabtoko mencapai 980 orang dengan total kerugian Rp17 miliar.



BACA JUGA: Signal Tanpa Sinyal, Sever Signal Modar Dibanjiri Jutaan Pengguna



Pertanyaannya, mengapa Yudha cepat-cepat menginvestasikan uangnya dalam bentuk mata uang kripto?

Apakah karena saat ini harga aset kripto seperti Bitcoin maupun Ethereum sedang tinggi-tingginya?
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!