Berukuran 7 Kali Bumi, Astronom Menemukan Planet Baru dengan 3 Matahari
Sabtu, 16 Januari 2021 - 14:13 WIB
Planet KOI-5Ab memiliki ukuran sekitar 7 kali ukuran Bumi, pada orbit lima hari yang sangat dekat di sekitar KOI-5A. Untuk planet KOI-5A dan KOI-5B, keduanya memiliki massa yang sama dengan Matahari, membentuk biner yang relatif dekat, dengan periode orbit sekitar 30 tahun.
Bintang ketiga, KOI-5C, mengorbit biner pada jarak yang jauh lebih besar, dengan periode sekitar 400 tahun - sedikit lebih besar dari orbit Pluto selama 248 tahun.
Jadi, jika mampu berdiri di atas KOI-5Ab, KOI-5A akan mendominasi langit. KOI-5B akan sangat mirip dengan Matahari terlihat dari Saturnus (Saturnus pada orbit matahari 29 tahun). Dan KOI-5C akan terlihat seperti bintang yang sangat terang. Yang menarik, orbit KOI-5Ab tidak sejajar dengan KOI-5B. (Baca juga: Patung Kuno dengan Hiasan Kepala Mirip Star Wars Ditemukan di Meksiko)
"Kami masih memiliki banyak pertanyaan tentang bagaimana dan kapan planet dapat terbentuk dalam sistem bintang ganda dan bagaimana sifatnya dibandingkan dengan planet dalam sistem bintang tunggal," kata Ciardi.
Dengan mempelajari hal tersebut, Ciardi berharap para astronom bisa menambah pengetahuan mengenai bagaimana alam semesta membuat sebuah planet.
Bintang ketiga, KOI-5C, mengorbit biner pada jarak yang jauh lebih besar, dengan periode sekitar 400 tahun - sedikit lebih besar dari orbit Pluto selama 248 tahun.
Jadi, jika mampu berdiri di atas KOI-5Ab, KOI-5A akan mendominasi langit. KOI-5B akan sangat mirip dengan Matahari terlihat dari Saturnus (Saturnus pada orbit matahari 29 tahun). Dan KOI-5C akan terlihat seperti bintang yang sangat terang. Yang menarik, orbit KOI-5Ab tidak sejajar dengan KOI-5B. (Baca juga: Patung Kuno dengan Hiasan Kepala Mirip Star Wars Ditemukan di Meksiko)
"Kami masih memiliki banyak pertanyaan tentang bagaimana dan kapan planet dapat terbentuk dalam sistem bintang ganda dan bagaimana sifatnya dibandingkan dengan planet dalam sistem bintang tunggal," kata Ciardi.
Dengan mempelajari hal tersebut, Ciardi berharap para astronom bisa menambah pengetahuan mengenai bagaimana alam semesta membuat sebuah planet.
(ysw)
Lihat Juga :