Ilmuwan Mencari Cara Mengubah Energi Lubang Hitam Menjadi Energi Listrik

Jum'at, 15 Januari 2021 - 11:14 WIB
Berdasarkan desain baru Comisso yang disusun bersama fisikawan Felipe A. Asenjo dari Universidad Adolfo Ibáñez di Chili, mereka membuat prisma untuk melihat bagaimana ekstraksi energi dari lubang hitam yang berputar dapat bekerja. (Baca juga: Peneliti Tercengang, Ternyata Ular Bisa Memanjat dengan Cara Tak Lazim)

Mengingat massa mereka yang ekstrim, wajar jika menganggap lubang hitam juga mengandung energi yang sangat besar. Sayangnya itu semua terkunci di dasar lubang ruang-waktu.

Nampaknya, fisikawan dan matematikawan Emminent University of Oxford, Roger Penrose, menyarankan satu metode yang cerdik. Dalam apa yang kemudian dikenal sebagai proses Penrose, energi secara teoritis dapat diekstraksi dari wilayah di luar cakrawala peristiwa lubang hitam, yang disebut ergosfer.

Ide terkenal ini secara eksperimental diverifikasi oleh para ilmuwan dalam sebuah makalah yang diterbitkan beberapa bulan yang lalu. Tetapi itu bukan satu-satunya cara yang disarankan untuk memanfaatkan energi lubang hitam yang berputar. (Baca juga: Merasakan Rileksasi dengan Liburan di Pulau Pribadi Itaafhusi)

Cara lain yang disarankan adalah dengan memanfaatkan Radiasi Hawking. Dimana pada teori ini didasarkan pada emisi mekanis kuantum, atau yang lebih dikenal sebagai proses Blandford – Znajek. Dengan teori ini, energi dapat diekstraksi secara elektromagnetik melalui medan magnet di sekitar lubang hitam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!