Seaglider Terobos Wilayah RI, Ini Teknologi Deteksi dan Penghancur Alat Intai
Selasa, 05 Januari 2021 - 20:24 WIB
Senjata anti-drone bisa menembak dengan menggunakan gelombang yang merusak sistem pengendali drone. Akibatnya pengguna drone tak bisa mengendalikan alatnya dengan baik dan akan rusak.
Gelombang radio yang ditembakkan teknologi terbaru Drone Defender bisa menyebabkan Drone yang terbang tinggi jatuh dan rusak. Bentuk Drone Defender yang sederhana dan tangguh bisa menjatuhkan kamera terbang itu dari jarak 400-500 meter.
Menurut rencana, militer AS akan meluncurkan teknologi terbaru Drone Defender di berbagai kantor penting seperti pusat pemerintahan, militer, kepolisian, penjara dan berbagai institusi penting lainnya.
Bahkan Jerman Deutsche Telekommenyediakan sistem anti-drone untuk mencegah para pengintip mengambil foto dari mobil prototipe mereka.Tak hanya itu, klub sepak bola Bayern Munich juga meminta Deutsche Telekom untuk menyediakan sistem anti-drone di atas stadion mereka. Hal ini dilakukan untuk mencegah kejadian terorisme. Demikian seperti dikutip dari Reuters,
Gelombang radio yang ditembakkan teknologi terbaru Drone Defender bisa menyebabkan Drone yang terbang tinggi jatuh dan rusak. Bentuk Drone Defender yang sederhana dan tangguh bisa menjatuhkan kamera terbang itu dari jarak 400-500 meter.
Menurut rencana, militer AS akan meluncurkan teknologi terbaru Drone Defender di berbagai kantor penting seperti pusat pemerintahan, militer, kepolisian, penjara dan berbagai institusi penting lainnya.
Bahkan Jerman Deutsche Telekommenyediakan sistem anti-drone untuk mencegah para pengintip mengambil foto dari mobil prototipe mereka.Tak hanya itu, klub sepak bola Bayern Munich juga meminta Deutsche Telekom untuk menyediakan sistem anti-drone di atas stadion mereka. Hal ini dilakukan untuk mencegah kejadian terorisme. Demikian seperti dikutip dari Reuters,
(wbs)
Lihat Juga :