SpaceX Ciptakan Internet Satelit Starlink Berkecepatan Tinggi

Selasa, 01 Desember 2020 - 00:01 WIB
Menurut tangkapan layar email terbitan CNBC, tes beta secara gamblang disebut sebagai "Better than Nothing Beta" yang akan menyediakan koneksi internet sesuai dengan kebutuhan. Perkiraan kebutuhan berada pada kisaran antara 50 dan 150 megabit per detik dan menggunakan standar latensi rendah 20 hingga 40 milidetik.

Karyawan SpaceX Elon Musk telah menguji Starlink selama berbulan-bulan melalui tes beta internal. Puas dengan kinerja awal, SpaceX kemudian mengajukan permintaan ke Komisi Komunikasi Federal pada bulan Juli lalu. Mereka meminta untuk meningkatkan jumlah terminal pengguna resmi dari 1 juta menjadi 5 juta karena permintaan yang luar biasa.

Baca juga : Tesla Dikabarkan Perluas Perangkat Lunak Self-Driving' dalam Dua Pekan

Merujuk dari laman Technology, beta diperkirakan akan menjangkau sekitar 700 ribu orang yang sepertinya berminat dalam penawaran Starlink. Layanan ini mengandalkan jaringan mikrosatelit orbit rendah Bumi yang terus berkembang.

Untuk mewujudkan Starlink, perusahaan telah meluncurkan hampir 900 satelit berkemampuan internet ke luar angkasa dan akan lebih banyak lagi yang menyusulnya. Kemampuan internet ini akan tumbuh menjadi jaringan besar yang mampu menyediakan jangkauan global dan diprediksi akan terwujud pada awal 2021.
(fan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!