CIA Pernah Ingin Gunakan Petir Sebagai Senjata Pembunuh

Sabtu, 28 November 2020 - 19:11 WIB
Para peneliti itu, dalam dokumen CIA mengklaim telah berhasil membuat lidah petir buatan dari kabel yang ukurannya sangat halus. Nantinya kabel itu melalui peluru kendali hingga parasut pesawat. Nantinya petir akan mengikuti lidah petir yang memang sebelumnya telah ditetapkan di objek yang diinginkan oleh CIA.

"Metode ini sangat memungkinkan karena kabel yang berfungsi sebagai lidah petir akan diikuti oleh petir itu sendiri," tulis peneliti yang ada di dokumen CIA itu. (Baca juga : AS Kerahkan Kapal Induk Nimitz setelah Ilmuwan Nuklir Iran Dibunuh )

Peneliti itu juga mengatakan senjata petir ini akan sangat murah karena memang tidak membutuhkan metode yang kompleks. Sumbernya pun didatangkan dari alam yang tidak memerlukan biaya produksi. Selain itu yang paling penting tidak ada jejak apabila senjata itu dijalankan. Orang pun tidak akan curiga dengan kematian yang disebabkan sambaranpetir rekayasa itu.

Hanya saja CIA ternyata tidak tertarik untuk merealisasi senjata mematikan itu. Hanya saja perlu dicatat Amerika bukan tidak pernah menggunakan cuaca sebagai senjata. Pada saat perang Vietnam mereka pernah merekayasa cuaca dalam Operasi Popeye. Saat itu Amerika memperpanjang musim hujan di wilayah Ho Chi Minh agar pasuka Vietcong putus asa.

"Mereka mengaku tidak tertarik dengan senjata petir . Tapi siapa tahu yang terjadi di belakangnya," ucap Profesor Martin Uman dari Universitas Florida.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!