Peneliti Selidiki Lubang Raksasa di Lapisan Es Greenland

Senin, 23 November 2020 - 01:05 WIB
Meski begitu, belum diketahui tentang ukuran moulin sesungguhnya dan seberapa banyak air yang dapat ditampung. Mereka masih membutuhkan fakta dan analisis lebih lanjut untuk mengetahuinya.

"Kami membandingkan model kami dari pengamatan di lapangan terhadap ketinggian air dan sepertinya kami membutuhkan volume yang sangat besar di dalam moulin untuk menghasilkan variasi air yang relatif lebih kecil dari apa yang kami lihat," kata Matt Covington, profesor geosains dan seorang penjelajah gua berpengalaman, dikutip dari Scitechdaily.

Penjelajahan ini bukan pertama kalinya bagi Covington. Dia sudah melakukan perjalanan pada tahun sebelumnya yang mendapati bahwa lubang tersebut tidak seperti saat ini.

"Lalu ketika kami kembali pada tahun berikutnya dan menjelajahi moulin, itu adalah raksasa. Itu adalah kasus di mana kami membuat model prediksi dan kami pergi ke lapangan, dan ternyata itu benar," tambahnya.

Baca juga : Bahaya! Vaksinasi Umum Menurun, Indonesia Harus Waspadai Twindemics

Tim melakukan dua kali perjalanan ke lapisan es Greenland pada bulan Oktober 2018 dan Oktober 2019. Dalam setiap perjalanan, mereka menggunakan tali dan peralatan pendakian lainnya untuk melakukan rappel 100 meter menjadi dua moulin terpisah, yang hampir mencapai permukaan air.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!