Wuss... Kereta Super Cepat Ungguli Kecepatan Pesawat Terbang
Sabtu, 14 November 2020 - 12:14 WIB
Di sisi lain, pendiri Virgin Group, Sir Richard Branson, mengungkapkan bahwa timnya selama beberapa tahun terakhir telah bekerja demi terwujudnya transportasi massal supercepat. Ini seakan-akan mengubah teknologi terobosan menjadi kenyataan. (Baca juga: Gelombang PHK Tak Terbendung, Pengangguran di Bekasi Melonjak)
“Dengan uji sukses ini, kami telah menunjukkan bahwa semangat inovasi ini pada kenyataannya akan mengubah cara orang di mana pun tinggal, bekerja, dan bepergian pada tahun-tahun mendatang,” kata Branson.
Perusahaan yang berkantor pusat di Los Angeles ini membayangkan masa depan di mana pod terbang mereka meluncur cepat di sekitar jaringan tabung vakum. Pod akan meluncur dengan kecepatan mencapai 966 kilometer per jam atau lebih cepat.
Umumnya kereta memiliki banyak roda yang bergesekan dengan jalur atau relnya. Gesekan antara roda dan rel kereta ternyata menjadi salah satu unsur kereta tidak dapat berjalan dengan kecepatan maksimal dan menimbulkan suara bising di telinga sehingga kurang nyaman bagi penumpang.
Lain halnya dengan konsep hyperloop yang memberikan perjalanan dengan senyap meskipun mencapai kecepatan fenomenal atau supercepat. Ini menandakan bahwa pod tidak mengalami gesekan terhadap rel atau hambatan udara apa pun yang membatasi kecepatan kereta ini.
Para ahli mengungkapkan bahwa perjalanan menggunakan hyperloop antara New York dan Washington dapat ditempuh hanya dengan waktu 30 menit. Artinya, hyperloop memiliki kecepatan dua kali lipat dari penerbangan jet komersial dan empat kali lebih cepat dari kereta berkecepatan tinggi saat ini.
“Ini setara dengan bepergian dari London ke Edinburgh dalam waktu kurang dari satu jam. Hyperloop lebih dari sekadar teknologi, ini tentang semua perubahan yang memungkinkan,” kata Luchian.
“Dengan uji sukses ini, kami telah menunjukkan bahwa semangat inovasi ini pada kenyataannya akan mengubah cara orang di mana pun tinggal, bekerja, dan bepergian pada tahun-tahun mendatang,” kata Branson.
Perusahaan yang berkantor pusat di Los Angeles ini membayangkan masa depan di mana pod terbang mereka meluncur cepat di sekitar jaringan tabung vakum. Pod akan meluncur dengan kecepatan mencapai 966 kilometer per jam atau lebih cepat.
Umumnya kereta memiliki banyak roda yang bergesekan dengan jalur atau relnya. Gesekan antara roda dan rel kereta ternyata menjadi salah satu unsur kereta tidak dapat berjalan dengan kecepatan maksimal dan menimbulkan suara bising di telinga sehingga kurang nyaman bagi penumpang.
Lain halnya dengan konsep hyperloop yang memberikan perjalanan dengan senyap meskipun mencapai kecepatan fenomenal atau supercepat. Ini menandakan bahwa pod tidak mengalami gesekan terhadap rel atau hambatan udara apa pun yang membatasi kecepatan kereta ini.
Para ahli mengungkapkan bahwa perjalanan menggunakan hyperloop antara New York dan Washington dapat ditempuh hanya dengan waktu 30 menit. Artinya, hyperloop memiliki kecepatan dua kali lipat dari penerbangan jet komersial dan empat kali lebih cepat dari kereta berkecepatan tinggi saat ini.
“Ini setara dengan bepergian dari London ke Edinburgh dalam waktu kurang dari satu jam. Hyperloop lebih dari sekadar teknologi, ini tentang semua perubahan yang memungkinkan,” kata Luchian.
Lihat Juga :