Matahari Dorong Asteroid Apophis Menuju Bumi, Potensi Tabrakan Tahun 2068

Sabtu, 07 November 2020 - 04:50 WIB
"Kami benar-benar memastikan posisi asteroid ini dengan sangat baik. Itu sudah cukup untuk memberi kita deteksi yang kuat tentang efek Yarkovsky, yang merupakan sesuatu yang sudah lama kita duga akan dilihat sekarang," tambahnya.

Tholen mencatat Apophis telah menyusahkan para astronom, dengan prediksi "banyak skenario dampak" (dan kemudian sebagian besar dikesampingkan) sejak pertama kali ditemukan pada 2004. Sebagai contoh, awalnya, para ilmuwan menghitung 3% kemungkinan Apophis menghantam planet kita di 2029, prediksi yang menurut Tholen dengan cepat dikesampingkan setelah lebih banyak pengamatan menunjukkan jalan sebenarnya dari dunia kecil.

Jika ada ancaman dampak, para astronom akan tahu jauh sebelum tahun 2068 bagaimana mendekati masalah tersebut. Para insinyur di seluruh dunia sedang mengembangkan gagasan tentang cara membelokkan asteroid berbahaya dari planet kita, konsep yang berkisar dari tarikan gravitasi hingga "penabrak kinetik" yang akan menjatuhkan batu yang masuk ke luar jalur.

Misi gabungan Eropa-NASA juga akan menguji dan mengamati defleksi asteroid di batuan antariksa bernama Didymos, mulai tahun 2022. Jika semua berjalan sesuai rencana, pesawat ruang angkasa NASA Double Asteroid Redirection Test (DART) akan menabrak "Didymoon", bulan yang mengorbit Didymos.

Badan Antariksa Eropa kemudian akan meluncurkan misi Hera pada 2023 atau 2024 dan mencapai Didymos dua tahun kemudian. Misinya untuk melihat seberapa baik penabrak kinetik itu dalam menggerakkan bulan dari orbit sebelumnya. (Baca juga: Habib Ahmad: Orang Berakal Pasti Jatuh Cinta pada Nabi Muhammad )
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!