Kurang Tidur Dapat Menyebabkan Gangguan Berpikir, Benarkah?
Jum'at, 06 November 2020 - 10:21 WIB
Mereka yang tidur nyenyak mampu melihat pemandangan negatif tersebut dengan cara yang jauh lebih positif. Artinya, kesehatan mental sangat mempengaruhi pola pikir seseorang dalam menghadapi segala permasalahan.
Tidur bukan hanya untuk mengurangi gangguan berpikir tapi juga mencegah masalah kesehatan lainnya. Banyak orang mengalami gangguan kesehatan fisik karena mentalnya yang lemah.
Baca juga : COVID-19 Bawa Berkah, E-Commerce Tumbuh Jauh di Atas Prediksi
"Penelitian ini menunjukkan bahwa munculnya pikiran yang mengganggu dan gangguan emosional setelah tidur yang buruk dapat menciptakan lingkaran setan. Menjaga kualitas tidur diperlukan untuk mendukung pemulihan (mental)," kata peneliti Universitas York Dr Scott Cairney, dikutip dari Technology.
Para ilmuwan mengungkapkan bahwa profesional kesehatan harus menyadari hal itu dan mencoba meningkatkan kualitas tidur pasien. Ini dilakukan agar para pasien dapat mengatasi pikiran yang tidak diinginkan.
Tidur bukan hanya untuk mengurangi gangguan berpikir tapi juga mencegah masalah kesehatan lainnya. Banyak orang mengalami gangguan kesehatan fisik karena mentalnya yang lemah.
Baca juga : COVID-19 Bawa Berkah, E-Commerce Tumbuh Jauh di Atas Prediksi
"Penelitian ini menunjukkan bahwa munculnya pikiran yang mengganggu dan gangguan emosional setelah tidur yang buruk dapat menciptakan lingkaran setan. Menjaga kualitas tidur diperlukan untuk mendukung pemulihan (mental)," kata peneliti Universitas York Dr Scott Cairney, dikutip dari Technology.
Para ilmuwan mengungkapkan bahwa profesional kesehatan harus menyadari hal itu dan mencoba meningkatkan kualitas tidur pasien. Ini dilakukan agar para pasien dapat mengatasi pikiran yang tidak diinginkan.
(fan)
Lihat Juga :