Kuartal 3 2020 Jauh dari Target, Netflix Tidak Laku

Kamis, 22 Oktober 2020 - 14:51 WIB
Keuntungan ini lebih rendah dari perkiraan konsensus proyeksi analis dilihat berdasarkan data IBES dari Refinitiv, yang memprediksi bisa mencapai USD2,14 atau Rp31.328.

Nilai saham Netflix sempat meroket pada Q1 2020, lantaran pandemi Covid-19 baru saja menghantui hampir seluruh warga Bumi. Jumlah pelanggannya pun naik menjadi 15,8 juta pelanggan

Namun, kini kembali turun hampir 6% menjadi USD494 atau sekitar Rp7,24 juta per saham. "Jumlah pelanggan Netflix di AS hampir tidak berubah, menggambarkan kejenuhan masyarakat terhadap Netflix," kata Ross Benes, Analis eMarketer, dilansir dari Reuters, Kamis (22/10/2020).

Di luar itu, Netflix telah memperkirakan akan mendapat 6 juta pelanggan baru secara global pada kuartal terakhir di tahun ini.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!