Diduga Kumpulkan Data, Xiaomi Rilis Pembaruan Browser

Kamis, 07 Mei 2020 - 00:01 WIB
Xiaomi dituding mengumpulkan informasi tentang aplikasi yang digunakan dan data yang dibuka di perangkat.

Laporan itu mengutip beberapa peneliti keamanan, termasuk Gabi Cirling yang mengatakan bahwa peramban default Xiaomi pada Redmi Note 8-nya, mencatat semua situs yang dikunjungi, termasuk permintaan mesin pencari.

Praktek itu bahkan amsih berjalan ektika ia menggunakan mode incognito. Laporan itu melanjutkan ke detail bahwa data pengguna dikirim ke server di Rusia dan Singapura.

Xiaomi diketahui membantah tudingan tersebut. Mereka mengatakan telah menuruti hukum dan regulasi perlindungan privasi pengguna di negara tempat mereka beroperasi.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!