Hacker Sukses Membuat Apple Kehilangan Uang Puluhan Miliar Rupiah
Minggu, 11 Oktober 2020 - 00:15 WIB
"Meskipun tidak ada jaminan terkait pembayaran atau pemahaman tentang cara kerja program, semua orang mengatakan ya, dan kami mulai meretas Apple," katanya lagi.
Sejauh ini Apple telah membayar grup peretas tersebut Rp4,2 miliar melalui program bug bounty. Hadiah diberikan karena peretas mengungkapkan 55 kerentanan dan 11 di antaranya diberi label sebagai "parah".
Curry mengatakan, setelah Apple memproses dan memberi penghargaan pada semua bug yang dilaporkan grup, total pembayaran mereka dapatkan lebih dari Rp73 miliar. (Baca juga: Vendor Ngaku Kesulitan Daftarkan IMEI Ponsel Baru ke Pemerintah )
Salah satu kerentanan paling mengerikan yang ditemukan grup tersebut akan memungkinkan peretas untuk membuat worm yang mencuri file iCloud seseorang sebelum menginfeksi akun iCloud dari kontak mereka. Kerentanannya bergantung pada fakta bahwa Apple Mail didukung oleh iCloud -peretas Topi Putih dapat menyusupi akun iCloud setelah mengirim email ke alamat email iCloud.com yang berisi kode berbahaya.
"Apple menambal semua kerentanan tidak lama setelah dilaporkan," kata Curry.
Sejauh ini Apple telah membayar grup peretas tersebut Rp4,2 miliar melalui program bug bounty. Hadiah diberikan karena peretas mengungkapkan 55 kerentanan dan 11 di antaranya diberi label sebagai "parah".
Curry mengatakan, setelah Apple memproses dan memberi penghargaan pada semua bug yang dilaporkan grup, total pembayaran mereka dapatkan lebih dari Rp73 miliar. (Baca juga: Vendor Ngaku Kesulitan Daftarkan IMEI Ponsel Baru ke Pemerintah )
Salah satu kerentanan paling mengerikan yang ditemukan grup tersebut akan memungkinkan peretas untuk membuat worm yang mencuri file iCloud seseorang sebelum menginfeksi akun iCloud dari kontak mereka. Kerentanannya bergantung pada fakta bahwa Apple Mail didukung oleh iCloud -peretas Topi Putih dapat menyusupi akun iCloud setelah mengirim email ke alamat email iCloud.com yang berisi kode berbahaya.
"Apple menambal semua kerentanan tidak lama setelah dilaporkan," kata Curry.
Lihat Juga :