Robot Humanoid Cetak Sejarah, Berhasil Melakukan Operasi Jarak Jauh Pertama di Dunia
Rabu, 15 Juli 2026 - 12:24 WIB
Salah satu penulis senior studi tersebut, Dr. Shanglei Liu, yang mengendalikan pergerakan Surgie, menjelaskan bahwa sistem kendali robot yang berbasis pada bentuk fisik manusia terasa jauh lebih intuitif daripada platform robot komersial yang ada.
Ia menambahkan bahwa desain Surgie yang ringkas sangat menghemat ruang operasi dan hanya membutuhkan sebagian kecil biaya dari sistem robot statis konvensional seperti sistem da Vinci, yang beratnya ratusan kilogram.
Studi komprehensif yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Nature ini menargetkan robot tersebut untuk digunakan di daerah pedesaan, zona bencana, medan perang, dan bahkan misi luar angkasa di masa depan.
Langkah selanjutnya untuk proyek ini adalah mengurangi masalah latensi komunikasi jaringan dan mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk memungkinkan robot bertindak sepenuhnya secara otonom di masa depan.
Ia menambahkan bahwa desain Surgie yang ringkas sangat menghemat ruang operasi dan hanya membutuhkan sebagian kecil biaya dari sistem robot statis konvensional seperti sistem da Vinci, yang beratnya ratusan kilogram.
Studi komprehensif yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Nature ini menargetkan robot tersebut untuk digunakan di daerah pedesaan, zona bencana, medan perang, dan bahkan misi luar angkasa di masa depan.
Langkah selanjutnya untuk proyek ini adalah mengurangi masalah latensi komunikasi jaringan dan mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk memungkinkan robot bertindak sepenuhnya secara otonom di masa depan.
(wbs)
Lihat Juga :