Ilmuwan Klaim Berhasil Menghitung Waktu Akhir Kehidupan Bumi

Selasa, 07 Juli 2026 - 21:47 WIB
Robert Graham, seorangilmuwanplanet di Universitas Chicago, menyebut ini sebagai "termostat terintegrasi" Bumi. Menurutnya, mekanisme penyimpanan CO2 dalam batuan telah membantu permukaan planet mempertahankan kondisi yang sesuai selama 4 miliar tahun terakhir.

Graham memuji penelitian tersebut sebagai langkah maju dari model yang lebih sederhana. Ia berpendapat bahwa hasil penelitian menunjukkan bahwa biosfer kompleks seperti Bumi mungkin lebih tahan terhadap perubahan akibat pemanasan bintang.

Meskipun demikian, para ilmuwan tetap berhati-hati. Andrew Rushby, seorang astrobiolog di Universitas Birkbeck di London, berpendapat bahwa hasil tersebut masih merupakan perkiraan kasar.

Ia mengatakan bahwa manusia tidak dapat mengetahui secara pasti bagaimana biosfer fotosintetik akan berevolusi dalam miliaran tahun mendatang.

Tim peneliti juga mengakui keterbatasan ini. Mereka berpendapat bahwa batasan saat ini mungkin hanya mencerminkan pemahaman manusia saat ini tentang biosfer dan bahwa ini bukanlah kepastian tentang batas akhir kehidupan
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!