Panas Ekstrem, Paris Ubah Sungai Seine Jadi Pendingin Udara

Jum'at, 03 Juli 2026 - 18:45 WIB
Pada tahun 2022, dengan dukungan pemerintah kota Paris, Fraicheur de Paris mengambil alih proyek tersebut dan meluncurkan program perluasan jaringan.

Tujuannya adalah membangun 20 pabrik baru dan memperluas jaringan pipa sepanjang 160 km untuk melipatgandakan jumlah fasilitas yang terhubung hingga tiga kali lipat pada tahun 2042.

Investasi sebesar €2,4 miliar ini diharapkan dapat membantu membangun 20 pabrik baru dan memperluas hampir 160 km jalur pipa, sehingga melipatgandakan jumlah fasilitas yang terhubung ke jaringan pada tahun 2042 (Screenshot).

Hingga saat ini, Fraicheur de Paris mengoperasikan 15 instalasi pendingin beserta sejumlah waduk dan sistem penyimpanan es berskala besar. Jaringan yang ada saat ini secara aktif melayani lebih dari 900 klien, termasuk gedung perkantoran, rumah sakit, pusat perbelanjaan, dan banyak landmark ikonik kota.

Perusahaan tersebut mengatakan bahwa ada peningkatan seruan untuk mempercepat rencana ekspansi ini. Permintaan untuk terhubung ke jaringan datang dari berbagai sektor bisnis dan layanan publik.

Namun, tantangan terbesar saat ini adalah menemukan lahan untuk pabrik-pabrik tersebut. Untuk memperluas jaringan pipa, sekitar setengah dari rute akan memerlukan penggalian trotoar, sementara sisanya dapat memanfaatkan sistem saluran pembuangan bawah tanah yang sudah ada.

Menurut Emmanuel Grégoire, Walikota Paris, ini bukan lagi sekadar proyek infrastruktur tetapi telah menjadi strategi vital untuk kelangsungan hidup kota.

"Pengembangan jaringan pendingin ini sangat penting secara strategis karena menghindari penggunaan pendingin udara individual, yang memiliki kekurangan dalam hal konsumsi energi yang berlebihan dan emisi panas," katanya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!