AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi

Kamis, 02 Juli 2026 - 09:31 WIB

Dari Kampus ke Panggung Dunia: QS Higher Ed Summit 2026

Gagasan ini akan digaungkan lebih luas lewat orasi ilmiah bertema "Shaping the Next Intelligence Era: Artificial Intelligence, Leadership, and Collaboration" pada QS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2026.

Forum bertema "Advancing Education for Purpose and Impact" ini dijadwalkan berlangsung pada 3–5 November 2026 di Bali International Convention Centre, mempertemukan lebih dari 1.000 delegasi lintas negara — mulai pemimpin perguruan tinggi, regulator pemerintah, hingga pelaku industri teknologi.

President of Binus Higher Education, Stephen Wahyudi Santoso, menyebut kesempatan menjadi tuan rumah bukan hanya pencapaian bagi Binus, tetapi juga momentum bagi Indonesia untuk menunjukkan kepada dunia bahwa negara ini memiliki ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif, berbasis teknologi, dan siap berkolaborasi secara global.

Yang membedakan AI for Life dari jargon transformasi digital pada umumnya adalah penolakannya terhadap dikotomi sederhana "pro-AI vs anti-AI". Rektor Binus University, Nelly, S.Kom menutup dengan penekanan bahwa kemajuan pendidikan tinggi dan teknologi tumbuh melalui dialog terbuka serta jejaring yang kuat, dan mengajak seluruh pemangku kepentingan — dari industri teknologi hingga pemerintah — membangun masa depan Indonesia yang adaptif, inklusif, dan berdampak nyata.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!