Fosil Terlupakan selama 40 Tahun Ternyata Dinosaurus Pertama Antartika
Rabu, 01 Juli 2026 - 16:16 WIB
Replika kerangka dinosaurus Titanosaurus, dengan panjang sekitar 37 meter, dipamerkan di Museum Sejarah Alam Amerika di New York. - Foto: Museum Sejarah Alam Amerika
Saat ini, sebagian besar Antartika tertutup es, sehingga jumlah fosil yang ditemukan terbatas. Namun, para ilmuwan percaya bahwa hal ini dapat berubah seiring dengan terus mencairnya es akibat perubahan iklim.
"Sangat mungkin masih ada banyak spesies dinosaurus lain yang menunggu untuk ditemukan di Antartika. Seiring mencairnya es, kita mungkin akan menemukan lebih banyak bukti ekosistem beragam yang pernah ada di sana," kata Barrett.
Selain itu, penelitian baru ini juga membantu menjelaskan bagaimana dinosaurus bermigrasi antar benua di Belahan Bumi Selatan.
Samantha Beeston, seorang mahasiswa PhD di bidang paleontologi di University College London, mengatakan bahwa selama periode Cretaceous, Antartika masih merupakan bagian dari superbenua Gondwana.
Oleh karena itu, penemuan baru ini menunjukkan bahwa kerabat dekat spesies Titanosaur bermigrasi antaraAmerikaSelatan dan Australia melalui Antartika.
Saat ini, sebagian besar Antartika tertutup es, sehingga jumlah fosil yang ditemukan terbatas. Namun, para ilmuwan percaya bahwa hal ini dapat berubah seiring dengan terus mencairnya es akibat perubahan iklim.
"Sangat mungkin masih ada banyak spesies dinosaurus lain yang menunggu untuk ditemukan di Antartika. Seiring mencairnya es, kita mungkin akan menemukan lebih banyak bukti ekosistem beragam yang pernah ada di sana," kata Barrett.
Selain itu, penelitian baru ini juga membantu menjelaskan bagaimana dinosaurus bermigrasi antar benua di Belahan Bumi Selatan.
Samantha Beeston, seorang mahasiswa PhD di bidang paleontologi di University College London, mengatakan bahwa selama periode Cretaceous, Antartika masih merupakan bagian dari superbenua Gondwana.
Oleh karena itu, penemuan baru ini menunjukkan bahwa kerabat dekat spesies Titanosaur bermigrasi antaraAmerikaSelatan dan Australia melalui Antartika.
(wbs)
Lihat Juga :