HGI Research Centre Ikut Kembangkan Talenta Digital Tanah Air
Senin, 15 Juni 2026 - 20:53 WIB
Selama kunjungan, delegasi Disdik Jawa Timur dan HGI Research Centre melakukan diskusi mendalam mengenai integrasi dunia industri dan pendidikan, penyusunan kurikulum bersama, hingga sertifikasi keterampilan vokasi internasional.
Salah satu topik utama yang mendapat perhatian adalah konsep “Chinese + Class Skill”, yakni model pembelajaran yang mengintegrasikan penguasaan bahasa Mandarin dengan keterampilan profesional dalam konteks industri nyata.
Melalui pendekatan ini, pembelajaran bahasa dipadukan dengan praktik di bidang desain gim, media digital, produksi konten, dan industri kreatif lainnya. Dengan demikian, siswa tidak hanya memperoleh kemampuan teknis, tetapi juga keterampilan komunikasi lintas budaya yang semakin dibutuhkan dalam dunia kerja global.
Kedua belah pihak juga membahas berbagai peluang kolaborasi, mulai dari pengembangan kurikulum bersama, sertifikasi keterampilan vokasi internasional, penguatan kemitraan sekolah dan industri, hingga pengembangan talenta di sektor ekonomi digital dan industri kreatif.
Anggota delegasi melihat secara langsung implementasi integrasi pendidikan dan industri di berbagai bidang, mulai dari animasi dan produksi gim, media digital, penerapan kecerdasan buatan, hingga pemanfaatan teknologi digital untuk pelestarian dan pengembangan budaya.
Salah satu topik utama yang mendapat perhatian adalah konsep “Chinese + Class Skill”, yakni model pembelajaran yang mengintegrasikan penguasaan bahasa Mandarin dengan keterampilan profesional dalam konteks industri nyata.
Melalui pendekatan ini, pembelajaran bahasa dipadukan dengan praktik di bidang desain gim, media digital, produksi konten, dan industri kreatif lainnya. Dengan demikian, siswa tidak hanya memperoleh kemampuan teknis, tetapi juga keterampilan komunikasi lintas budaya yang semakin dibutuhkan dalam dunia kerja global.
Kedua belah pihak juga membahas berbagai peluang kolaborasi, mulai dari pengembangan kurikulum bersama, sertifikasi keterampilan vokasi internasional, penguatan kemitraan sekolah dan industri, hingga pengembangan talenta di sektor ekonomi digital dan industri kreatif.
Anggota delegasi melihat secara langsung implementasi integrasi pendidikan dan industri di berbagai bidang, mulai dari animasi dan produksi gim, media digital, penerapan kecerdasan buatan, hingga pemanfaatan teknologi digital untuk pelestarian dan pengembangan budaya.
(wbs)
Lihat Juga :