Jadikan Indonesia Prioritas Utama, Google Bangun Jalur Startup AI Asia Tenggara ke Silicon Valley

Rabu, 03 Juni 2026 - 18:48 WIB
Head of Developer Ecosystems Asia Pacific Google Cloud, Sami Kizilbash, mengatakan program terbaru ini akan difokuskan pada startup AI tahap Seed hingga Series B yang tengah mengembangkan berbagai solusi berbasis kecerdasan buatan.

"Melalui kemitraan publik-swasta dan berbagai inisiatif kami—termasuk Startup School: Agentic AI dan Gen AI Academy—kami mendukung para pengusaha dan pengembang di setiap tahap perjalanan mereka. Bersama-sama, kami membangun komunitas inovasi yang memperkuat posisi Asia Tenggara sebagai pusat terpercaya bagi solusi AI yang telah terbukti memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan ekonomi," kata Sami.

Country Director Google Indonesia, Veronica Utami, menilai program Google for Startups selama ini telah membantu startup lokal meningkatkan kemampuan rekayasa AI untuk menghasilkan produk yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Menurut Veronica, sejumlah startup Indonesia telah memanfaatkan teknologi AI untuk menyelesaikan berbagai persoalan di sektor pendidikan, pertanian hingga kesehatan.

"Program Google for Startups telah menunjukkan dampak nyata dalam membantu startup Indonesia meningkatkan kapabilitas AI engineering mereka untuk mengembangkan solusi yang relevan dan berdampak bagi masyarakat," ujarnya.

Ia mencontohkan platform pembelajaran berbasis AI milik Analitica yang telah membantu lebih dari 200.000 pelajar, teknologi agronomi DayaTani yang memberikan panduan bagi petani secara real-time, serta solusi berbasis AI dari Nexmedis yang membantu tenaga kesehatan mempercepat proses diagnosis dan dokumentasi layanan medis.

Veronica menambahkan, kerja sama dengan Komdigi diharapkan membuka akses yang lebih luas bagi startup Indonesia terhadap sumber daya teknologi global dan jejaring industri internasional.

Salah satu aspek utama program ini adalah kesempatan bagi startup terpilih untuk mengikuti residensi teknis secara langsung di California, Amerika Serikat.

Dalam program tersebut, para pendiri startup akan mendapatkan pelatihan dan pendampingan di sejumlah pusat teknologi terkemuka, termasuk kampus Google di Mountain View dan San Francisco.

Mereka juga akan memperoleh akses ke jaringan investor modal ventura yang beroperasi di kawasan Sand Hill Road dan Palo Alto, yang selama ini dikenal sebagai pusat pembiayaan startup teknologi dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!