Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Jum'at, 05 Juni 2026 - 19:40 WIB
Selain mengembangkan rudal, kelompok anggota parlemen tersebut juga mengusulkan langkah-langkah keras untuk menegaskan kembali posisi negara:
Semua negosiasi yang terkait dengan program nuklir harus dihentikan.
Tuntut agar Amerika Serikat memberikan kompensasi atas kerusakan perang.
Membangun kendali permanen atas Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis di kawasan Teluk.
Saat ini, Iran belum secara resmi menguji coba rudal apa pun yang diklasifikasikan sebagai ICBM (dengan jangkauan melebihi 5.500 km). Persenjataan rudal balistik jarak jauh yang paling banyak diungkapkan kepada publik oleh negara itu meliputi seri Khorramshahr, Sejjil, dan Shahab-3, dengan jangkauan maksimum sekitar 2.000 km.
Para analis di Institute for the Study of War (ISW) yang berbasis di AS percaya bahwa seruan kelompok kongres tersebut pada dasarnya bertujuan untuk mengembangkan senjata yang mampu menyerang wilayah AS secara langsung.
Semua negosiasi yang terkait dengan program nuklir harus dihentikan.
Tuntut agar Amerika Serikat memberikan kompensasi atas kerusakan perang.
Membangun kendali permanen atas Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis di kawasan Teluk.
Saat ini, Iran belum secara resmi menguji coba rudal apa pun yang diklasifikasikan sebagai ICBM (dengan jangkauan melebihi 5.500 km). Persenjataan rudal balistik jarak jauh yang paling banyak diungkapkan kepada publik oleh negara itu meliputi seri Khorramshahr, Sejjil, dan Shahab-3, dengan jangkauan maksimum sekitar 2.000 km.
Para analis di Institute for the Study of War (ISW) yang berbasis di AS percaya bahwa seruan kelompok kongres tersebut pada dasarnya bertujuan untuk mengembangkan senjata yang mampu menyerang wilayah AS secara langsung.
Lihat Juga :