Bank di APAC Jadi Target Utama Serangan Siber Finansial Global
Minggu, 07 Juni 2026 - 21:50 WIB
Bank Target Utama Serangan Siber Finansial Global. FOTO/ Akamai
JAKARTA - Lembaga keuangan di Asia Pasifik (APAC) menghadapi porsi serangan siber global yang terus meningkat seiring dengan meluasnya perbankan digital, pembayaran real-time, dan layanan berbasis API.
Permukaan serangan di kawasan ini semakin cepat meluas, melampaui kemampuan organisasi untuk mengamankannya.
Menurut laporan Keamanan State of the Internet terbaru Akamai, AI-Empowered Botnets and API Visibility Gaps: Attack Trends in Financial Services, APAC menyumbang 52% dari seluruh serangan distributed denial-of-service (DDoS) Layer 7 global terhadap jasa keuangan pada 2025.
Hal ini menjadikan APAC sebagai wilayah yang paling sering diserang pada layer aplikasi selama empat tahun berturut-turut, sekaligus menjadi sinyal bagi organisasi untuk bergerak lebih cepat dalam mengamankan lingkungan digital yang terus berkembang.
Permukaan serangan di kawasan ini semakin cepat meluas, melampaui kemampuan organisasi untuk mengamankannya.
Menurut laporan Keamanan State of the Internet terbaru Akamai, AI-Empowered Botnets and API Visibility Gaps: Attack Trends in Financial Services, APAC menyumbang 52% dari seluruh serangan distributed denial-of-service (DDoS) Layer 7 global terhadap jasa keuangan pada 2025.
Hal ini menjadikan APAC sebagai wilayah yang paling sering diserang pada layer aplikasi selama empat tahun berturut-turut, sekaligus menjadi sinyal bagi organisasi untuk bergerak lebih cepat dalam mengamankan lingkungan digital yang terus berkembang.
Lihat Juga :