AS Kenalkan Mikroskop dengan Resolusi Detail hingga yang Terkecil

Senin, 01 Juni 2026 - 18:09 WIB
Perangkat ini akan memberikan kontribusi signifikan dalam menjelaskan mekanisme penyakit, memajukan penelitian dan pengembangan obat-obatan baru, serta membantu orang untuk lebih memahami hubungan interaktif antara dunia tumbuhan dan mikroba.

Menurut Dr. Michelle Kueppers, penulis utama studi ini dan saat ini seorang peneliti pascadoktoral di laboratorium Profesor Moerner, iISM tidak diciptakan untuk sepenuhnya menggantikan mikroskop fluoresensi, melainkan kedua teknologi tersebut akan saling melengkapi secara efektif.

"Dengan menggabungkan secara harmonis ketelitian molekuler teknik fluoresensi dengan kesadaran kontekstual dan kemampuan untuk menangkap dinamika iISM tanpa label, para ilmuwan akan menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang sebelumnya sulit dipecahkan dan menantang," kata Kueppers.

Tim peneliti dari Stanford masih aktif mengoptimalkan dan menyempurnakan perangkat tersebut, dengan harapan teknologi ini akan segera tersedia secara luas bagi komunitas penelitian internasional.

Langkah ini diharapkan akan mengantarkan era baru, membantu umat manusia menggali lebih dalam eksplorasi dunia kehidupan yang misterius pada skala nano.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!