AS Kekurangan Senjata Stategis Akibat Ketergantungannya pada Tungsten China
Senin, 01 Juni 2026 - 09:32 WIB
Menurut Ruslan Dimukhamedov, presiden Asosiasi Produsen dan Konsumen Logam Langka, tungsten sangat dibutuhkan dalam industri pertahanan, sementara tidak ada logam lain yang dapat sepenuhnya menggantikannya.
Pemberlakuan kontrol ekspor terhadap mineral-mineral penting oleh China sebagai balasan atas tarif AS menempatkan Washington dalam posisi sulit.
Igor Yushkov, seorang ahli di Universitas KeuanganFederasiRusia, percaya bahwa jika ketegangan terus meningkat, Beijing dapat menggunakan pembatasan ekspor yang sensitif ini untuk secara langsung menekan rantai pasokan militer AS.
Solusi untuk potensi kekurangan pasokan di AS adalah meningkatkan produksi di wilayah lain. Namun, para ahli memperingatkan bahwa proses ini akan memakan waktu dan biaya yang besar, dan tidak dapat segera memenuhi permintaan produksi senjata yang terus meningkat.
Tekanan terhadap material semakin parah seiring dengan menipisnya persediaan senjata AS akibat konflik di Timur Tengah. Menurut penilaian dari Pentagon dan laporan dari Center for Strategic and International Studies (CSIS), tingkat penipisan senjata pencegat saat ini berada pada tingkat yang mengkhawatirkan:
Sistem THAAD:Militer AS telah menggunakan lebih dari 200 rudal, setara dengan 50% dari total persediaan rudal mereka saat ini.
Pemberlakuan kontrol ekspor terhadap mineral-mineral penting oleh China sebagai balasan atas tarif AS menempatkan Washington dalam posisi sulit.
Igor Yushkov, seorang ahli di Universitas KeuanganFederasiRusia, percaya bahwa jika ketegangan terus meningkat, Beijing dapat menggunakan pembatasan ekspor yang sensitif ini untuk secara langsung menekan rantai pasokan militer AS.
Solusi untuk potensi kekurangan pasokan di AS adalah meningkatkan produksi di wilayah lain. Namun, para ahli memperingatkan bahwa proses ini akan memakan waktu dan biaya yang besar, dan tidak dapat segera memenuhi permintaan produksi senjata yang terus meningkat.
Tekanan terhadap material semakin parah seiring dengan menipisnya persediaan senjata AS akibat konflik di Timur Tengah. Menurut penilaian dari Pentagon dan laporan dari Center for Strategic and International Studies (CSIS), tingkat penipisan senjata pencegat saat ini berada pada tingkat yang mengkhawatirkan:
Sistem THAAD:Militer AS telah menggunakan lebih dari 200 rudal, setara dengan 50% dari total persediaan rudal mereka saat ini.
Lihat Juga :