Kebiasaan Pamer Foto Anak di Medsos, Studi Sebut Ada Risiko Profiling

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:49 WIB
Seiring bertambahnya usia, pengalaman mengasuh anak membuat orang tua lebih peka terhadap kerentanan di dunia maya.

Insting Ibu Lebih Kuat di Dunia Digital

Menariknya, para ibu tercatat memiliki niat dan tindakan yang lebih ketat dalam menjaga privasi anak di media sosial.

"Bagi para ibu, mereka memiliki dorongan biologis untuk melindungi anak-anak mereka di dunia fisik, yang diterjemahkan menjadi keinginan untuk melindungi mereka dari ancaman digital juga," kata Trishia Octaviano, Manajer Senior Edukasi Keamanan Siber Asia Pasifik di Kaspersky.

Tips Praktis Kaspersky untuk Menjaga Privasi Digital Keluarga

Untuk membantu orang tua di Indonesia membangun benteng pertahanan siber yang kuat, Profesor Madya Jiow Hee Jhee dari SIT mengingatkan bahwa perlindungan jejak digital anak dimulai dari pilihan harian kita. Berikut adalah daftar periksa (checklist) resmi dari para ahli keamanan Kaspersky:

•⁠ ⁠Atur Akun ke Privat: Ubah setelan profil media sosial Anda dari publik menjadi privat untuk mengontrol siapa saja yang bisa melihat foto keluarga.

•⁠ ⁠Matikan Geotagging dan Hapus Metadata: Jangan mencantumkan lokasi langsung saat mengunggah foto, dan bersihkan dokumen foto dari data pelacakan tersembunyi.

•⁠ ⁠Hapus Akun Lama: Tutup dan hapus akun media sosial atau platform digital jadul yang sudah tidak lagi Anda gunakan agar datanya tidak bocor.

•⁠ ⁠Batasi Info Lokasi Rutin: Hindari atau hapus unggahan yang secara jelas memperlihatkan tempat anak Anda sering beraktivitas, seperti seragam sekolah atau klub olahraga.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!