Elon Musk vs Sam Altman: Dari Rekan Jadi Lawan, Kini Berujung Gugatan Triliunan Rupiah

Jum'at, 08 Mei 2026 - 23:43 WIB
Hal ini dilakukan demi stabilitas perusahaan. Menurutnya, saat itu OpenAI berada dalam risiko katastropik untuk hancur total jika transisi kepemimpinan tidak ditangani dengan hati-hati.

Data Gugatan dan Ambisi Pasar

Elon Musk, orang terkaya di dunia, melayangkan gugatan ini dengan tuntutan ganti rugi sebesar Rp2.550 triliun (USD 150 miliar).

Dana tersebut diminta untuk dikembalikan kepada lengan amal OpenAI. Inti dari gugatan ini adalah tuduhan bahwa OpenAI telah meninggalkan misi nirlabanya demi keuntungan komersial setelah menerima investasi besar dari Microsoft.

Jika menang, maka kemenangan Musk dalam kasus ini akan berdampak besar pada peta persaingan industri AI.

Jika OpenAI dipaksa kembali menjadi organisasi nirlaba, hal tersebut berpotensi menghambat ambisi komersial mereka, yang secara langsung menguntungkan xAI—perusahaan AI milik Musk yang kini menjadi bagian dari SpaceX.

Masalah Transparansi Produk

Mantan anggota dewan OpenAI, Shivon Zilis, juga memberikan kesaksian mengenai kekhawatiran internal sebelum peluncuran ChatGPT yang fenomenal.

Ia menyebut dewan direksi merasa sangat khawatir karena manajemen merilis ChatGPT tanpa komunikasi yang jelas kepada dewan.

Zilis, yang kini bekerja di Neuralink milik Musk, mengonfirmasi adanya beberapa insiden di mana ia menyuarakan keprihatinan terkait perilaku Altman secara internal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!