Misteri Bangunan Berhantu Terungkap dan Ini Fakta Mengejutkannya
Jum'at, 01 Mei 2026 - 14:51 WIB
Penelitian terbaru semakin memperkuat hipotesis ini melalui eksperimen terkontrol.
Dalam sebuah studi baru, para ilmuwan yang bekerja di Universitas Alberta (Kanada) meminta 36 peserta untuk mendengarkan musik; setengahnya mendengarkan musik biasa, sementara setengah lainnya mendengarkan musik yang dicampur dengan infrasonik pada frekuensi 18 Hz (di bawah ambang batas pendengaran manusia).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok yang terpapar infrasound merasa tidak nyaman, mudah tersinggung, dan menganggapmusik tersebutlebih sedih, meskipun mereka tidak secara sadar menyadari keberadaan suara tersebut.
Selain perasaan subjektif, para peneliti juga mengukur kadar kortisol, hormon yang terkait dengan stres, dalam air liur peserta.
Studi tersebut menemukan kadar kortisol yang secara signifikan lebih tinggi pada kelompok yang mendengarkan infrasound, menunjukkan bahwa tubuh merespons suara tersebut secara fisiologis bahkan tanpa kesadaran. Hal ini menunjukkan bahwa infrasound dapat secara tidak sadar memicu kondisi stres dan kewaspadaan.
Sumber infrasonik sangat umum dalam kehidupan sehari-hari, terutama di bangunan tua. Sistem perpipaan, mesin, atau sistem ventilasi yang rusak dapat menghasilkan getaran frekuensi rendah. Di ruang tertutup seperti ruang bawah tanah, gelombang suara ini mudah menumpuk dan memiliki dampak yang lebih kuat pada manusia.
Dalam sebuah studi baru, para ilmuwan yang bekerja di Universitas Alberta (Kanada) meminta 36 peserta untuk mendengarkan musik; setengahnya mendengarkan musik biasa, sementara setengah lainnya mendengarkan musik yang dicampur dengan infrasonik pada frekuensi 18 Hz (di bawah ambang batas pendengaran manusia).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok yang terpapar infrasound merasa tidak nyaman, mudah tersinggung, dan menganggapmusik tersebutlebih sedih, meskipun mereka tidak secara sadar menyadari keberadaan suara tersebut.
Selain perasaan subjektif, para peneliti juga mengukur kadar kortisol, hormon yang terkait dengan stres, dalam air liur peserta.
Studi tersebut menemukan kadar kortisol yang secara signifikan lebih tinggi pada kelompok yang mendengarkan infrasound, menunjukkan bahwa tubuh merespons suara tersebut secara fisiologis bahkan tanpa kesadaran. Hal ini menunjukkan bahwa infrasound dapat secara tidak sadar memicu kondisi stres dan kewaspadaan.
Sumber infrasonik sangat umum dalam kehidupan sehari-hari, terutama di bangunan tua. Sistem perpipaan, mesin, atau sistem ventilasi yang rusak dapat menghasilkan getaran frekuensi rendah. Di ruang tertutup seperti ruang bawah tanah, gelombang suara ini mudah menumpuk dan memiliki dampak yang lebih kuat pada manusia.
Lihat Juga :