Blokir Akun LiMeng Yan, Twitter Anggap Tweet COVID-19 Berbahaya
Minggu, 20 September 2020 - 00:56 WIB
Akun Twitter Limeng Yan baru saja dibuka, penggemarnya telah mencapai hampir 60.000 orang. Dia hanya memposting tiga atau empat tweet yang semuanya berkaitan dengan laporan terbaru mengenai hasil penelitian mereka tentang virus komunis Tiongkok.
Pada 15 September sekitar pukul 14.00 Waktu Bagian Timur AS, akun Twitter Limeng Yan diblokir dengan tulisan Account suspended. Sampai saat ini, pejabat Twitter belum memberikan alasan pemblokiran akun Yan Limeng.
Namun Twitter sendiri telah memperkenalkan kebijakan barpada bulan Mei untuk melabeli postingan yang berisi informasi tentang Covid-19, yang disengketakan atau kontroversial.
Twitter mengatakan kebijakan itu diperkenalkan untuk "memberikan penjelasan atau klarifikasi tambahan dalam situasi di mana risiko bahaya yang terkait dengan tweet tidak terlalu parah, tetapi orang mungkin masih bingung atau disesatkan oleh konten tersebut."
Twitter tampaknya tidak melabeli tweet Dr Yan , melainkan menangguhkan akunnya. Seorang juru bicara mengatakan kepada Newsweek bahwa Twitter tidak mengomentari akun individu.
Pada 15 September sekitar pukul 14.00 Waktu Bagian Timur AS, akun Twitter Limeng Yan diblokir dengan tulisan Account suspended. Sampai saat ini, pejabat Twitter belum memberikan alasan pemblokiran akun Yan Limeng.
Namun Twitter sendiri telah memperkenalkan kebijakan barpada bulan Mei untuk melabeli postingan yang berisi informasi tentang Covid-19, yang disengketakan atau kontroversial.
Twitter mengatakan kebijakan itu diperkenalkan untuk "memberikan penjelasan atau klarifikasi tambahan dalam situasi di mana risiko bahaya yang terkait dengan tweet tidak terlalu parah, tetapi orang mungkin masih bingung atau disesatkan oleh konten tersebut."
Twitter tampaknya tidak melabeli tweet Dr Yan , melainkan menangguhkan akunnya. Seorang juru bicara mengatakan kepada Newsweek bahwa Twitter tidak mengomentari akun individu.
(wbs)
Lihat Juga :